Kompas.com - 04/03/2021, 15:03 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Usai berkunjung ke Gunung Api Purba Nglanggeran di Patuk, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sayang jika langsung pulang.

Masih ada tempat menarik lain untuk dikunjungi, dua di antaranya adalah Kawasan pembuatan topeng di Bobung dan kuliner Kampung Emas Plumbungan.

Kawasan wisata Gunung api Purba Nglanggeran sendiri pada Selasa (2/3/2021) menjadi salah satu desa wisata berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga: Tempat Beli Oleh-oleh di Nglanggeran, Ada Cokelat dan Susu Etawa

 

Pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas, seperti trekking, berkunjung ke embung, Air Terjun Kedung Kandang, hingga membeli coklat.

Jika berencana ke pantai setelah dari Nglanggeran, maka perjalanan nanti bisa melewati Jalan Nglanggeran-Sambipitu yang dekat dengan sentra produksi topeng kayu di Bobung.

Sentra industri topeng kayu di Bobung

Memang sejak pandemi, tidak banyak aktivitas pembuatan topeng di sana. Namun, jika ingin membeli topeng kayu, bisa mendatangi rumah warga. Mereka masih menyimpan beberapa jenis topeng yang dibuat beberapa waktu lalu.

"Sekarang kalau punya saya masih ada stok mas," kata seorang perajin topeng bernama Surono yang kini juga membuat mainan kayu, Rabu (3/3/2021)

Topeng berbahan kayu bisa dibeli dengan harga Rp 30.000-Rp 300.000 tergantung ukuran dan model. Topeng bobung memiliki keunikan karena diwarnai menggunakan model batik.

Baca juga: Sepi Order, Perajin Topeng di Gunungkidul Banting Setir Buat Miniatur Truk Kayu

Para perajin yang hampir setahun terakhir tidak ada orderan topeng kini banyak membuat mainan anak truk yang juga motif batik. Ada juga peralatan rumah tangga seperti sendok dan garpu hingga asbak.

Kampung Emas Plumbungan

Setelah berbelanja, tidak ada salahnya mampir ke kawasan Kampung Emas Plumbungan. Lokasinya persis berhadapan dengan pintu masuk dan keluar kawasan wisata Bobung.

Di sana, pengunjung bisa menikmati ayam ingkung yang dimasak ibu-ibu kampung Plumbungan.

Ingkung Ayam yang sudah dipotong dan siap disajikan bersama nasi dan lauk lainnya di Kampung Emas Plumbungan, PatuknKOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Ingkung Ayam yang sudah dipotong dan siap disajikan bersama nasi dan lauk lainnya di Kampung Emas Plumbungan, Patukn

 

Namun jika ingin menikmati ingkung, tidak bisa langsung order dan harus pesan terlebih dahulu. Pemesanan bisa dilakukan melalui akun instagram Kampung Emas.

Sajian ingkung dibanderol Rp 175.000, termasuk minum dan sajian pendamping, seperti urap hingga rempeyek. Lokasi makan bisa di balai atau di gubuk tengah sawah.

"Pesan minimal 12 jam dari kedatangan kalau sedikit, misal 1-2 ekor ayam. Kalau rombongan lebih baik memesan 24 jam sebelum kedatangan karena proses memasaknya masih tradisional," kata salah satu pengurus kampung Emas Plumbungan bernama Gunawan.

Baca juga: Libur Imlek, Bantul dan Gunungkidul Ramai Dikunjungi Wisatawan

Ia melanjutkan, pemesanan itu karena pihaknya tidak menyediakan ayam yang kondisinya sudah matang, sehingga butuh waktu untuk memasaknya.

Setelah puas menikmati keindahan alam kawasan Gunung Api Purba, Nglanggeran, bisa melanjutkan wisata ke kawasan pantai melalui jalur sambipitu ke timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.