Kompas.com - 05/03/2021, 16:20 WIB
#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021, Sabtu (6/3/2021). KOMPAS.com#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021, Sabtu (6/3/2021).

KOMPAS.com – Program #MelihatHarapan Bike kembali digelar Kompas.com setelah sukses menggelar acara serupa di Pangandaran Januari 2021 lalu.

Kali ini, program gowes atau bersepeda ini akan digelar di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (6/3/2021).

Gelaran itu menjadi bukti konsistennya visi dan misi Kompas.com, yakni tetap harus bisa hadir di tengah masyarakat, meski di tengah pandemi Covid-19 untuk membawa pesan positif dan semangat optimistis untuk menguatkan bangsa.

Baca juga: Serunya Kompas.com #MelihatHarapan Bike Pangandaran, Gowes Sambil Berdonasi

#MelihatHarapan Bike pun jadi pembuktian bahwa Kompas.com serius untuk ikut serta dalam pembangunan berkelanjutan di tengah masyarakat Indonesia.

Jalannya #MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021

#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021 akan dihadiri Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho, serta Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan tim internal Kompas.com.

Kompas.com turut menggandeng Kitabisa.com dan Aksi Cepat Tanggap dalam acara ini. Nantinya, tak hanya gowes semata. Ada penyaluran bantuan dari donasi pembaca Kompas.com berupa bantuan pangan kepada masyarakat setempat.

Beberapa bantuan yang akan diserahkan, salah satunya penyediaan rak di Desa Sumberingin, kecamatan Karangan, sehingga masyarakat dapat mengambil secukupnya kebutuhan pangan (beras, minyak, sayur dan lauk) atau memberikan kelebihan rezekinya di sana.

Ada pula bantuan pemasangan jaringan internet untuk menunjang kegiatan belajar mengajar jarak jauh siswa siswi di Trenggalek.

#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021, Sabtu (6/3/2021).KOMPAS.com #MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021, Sabtu (6/3/2021).

Ada pula bantuan buku dari gerakan #AkuBaca yang merupakan inisiasi literasi nusantara sebagai salah satu program inspirasi pendidikan dalam lingkup kontribusi sosial Kompas Gramedia. Akan ada 230 judul buku untuk Taman Ilmu Trenggalek.

Wisnu Nugroho mengatakan bahwa dengan kegiatan sosial, akar kebudayaan masyarakat Indonesia dikembalikan lagi, meski butuh implementator dari pihak luar juga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.