Kompas.com - 06/03/2021, 15:03 WIB

KOMPAS.com – Aktivitas wisata Gunung Bromo akan ditutup total selama Hari Raya Nyepi Tahun 1943 Saka-2021 Masehi, yang jatuh pada tanggal 14 Maret 2021.

“Untuk sementara kegiatan wisata di kawasan Bromo akan ditutup total, pada 14-15 Maret 2021,” kata Plt. Kepala Balai Besar Agus Budi Santosa seperti dilansir dari Antara, Jumat (5/3/2021).

Penutupan akan berlangsung mulai Minggu (14/3/2021) pukul 00.00 WIB sampai Senin (15/3/2021) pukul 06.00 WIB.

Baca juga: Syarat Kunjungan ke Bromo Selama Perpanjangan PPKM

Pengumuman tersebut tertera dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.05/T.8/TU/TU.3/03/2021 dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS).

Pengumuman tersebut juga diunggah di akun Instagram resmi BBTNBTS @bbtnbromotenggersemeru.

Pemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 2, Probolinggo, Jawa Timur.Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf Pemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 2, Probolinggo, Jawa Timur.

Dalam surat pengumuman tersebut, tertulis bahwa surat pengumuman tersebut dibuat dengan memperhatikan surat dari Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Probolinggo Nomor: 27/P/PHDI-KAB/II/2021 tanggal 22 Februari 2021.

“Dalam rangka hari suci Nyepi 1943 Saka/2021 Masehi, sebagaimana tahun sebelumnya akan dilakukan penutupan jalan ke arah Gunung Bromo, pada hari Minggu 14 Maret 2021 pukul 06.00 WIB sampai dengan Senin 15 Maret 2021 pukul 06.00 WIB,” seperti tertera dalam surat yang ditandatangani Ketua Bambang Suprapto.

Untuk Kabupaten Probolinggo, jalan akan ditutup dari Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura. Sementara dari arah Pasuruan, jalan akan ditutup di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari. Dan dari arah Malang serta Lumajang, akan ditutup di Jemplang.

Baca juga: Asyik, Kuota Wisatawan Bromo Ditambah Jadi 50 Persen

Lewat unggahan di akun Instagram tersebut, tertulis pula wisatawan bisa kembali mengakses wisata ke Gunung Bromo, termasuk Penanjakan, Bukit Kedaluh, Bukit Cinta, Mentigen, Laut Pasir, dan Savana, mulai tanggal 15 Maret 2021 pukul 06.01 WIB.

Diketahui, mayoritas warga Suku Tengger yang menghuni di kawasan hutan BBTNBTS beragama Hindu, sehingga banyak dari mereka merayakan Hari Raya Nyepi.

Pada masa pandemi Covid-19, kawasan Bromo telah dibuka untuk wisatawan mulai 28 Agustus 2020 dengan pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas maksimal serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.