Kompas.com - 07/03/2021, 07:03 WIB
Wisatawan tengah berfoto dengan latar belakang Replika SD Laskar Pelangi yang terletak di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Bangka Belitung, Selasa (8/3/2016). KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoWisatawan tengah berfoto dengan latar belakang Replika SD Laskar Pelangi yang terletak di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Bangka Belitung, Selasa (8/3/2016).

Hari Pertama: Eksplor Belitung Timur

Agar puas, lebih baik ambil penerbangan pagi agar sebelum siang sudah sampai Belitung. Kamu bisa memanfaatkan hari pertama langsung menuju ke atraksi wisata yang cukup jauh dari pusat kota.

“Misalnya, cuma punya waktu 2 hari. Maksimalkan sehari untuk eksplor yang jauh dulu. Contoh ke daerah Manggar di timur karena jauh dan enggak cuma satu atraksi aja yang dituju. Jadi bisa tuh hari pertama ke sana dari siang sampai menjelang malam,” jelas Imad.

Untuk hari pertama, sebaiknya menginap di hotel yang ada di sekitar Tanjung Pandan jika memang malas berpindah hotel. Namun jika mau, kamu juga bisa menginap langsung di hotel di Belitung Timur.

  • RM Gangan Sari

Sesampainya di Belitung, kamu bisa mampir dulu ke tempat makan bernama RM Gangan Sari. Restoran ini menyajikan beragam menu masakan yang didominasi seafood. Tempat ini terletak di Jalan Irian, Tanjung Pandan, jaraknya sektiar 20 menit dari bandara.

Kamu bisa mengisi perut dahulu di tempat ini sebelum atau sesudah check-in di hotel pilihan. Salah satu yang paling wajib dicoba tentu saja sajian ikan gangan khas Belitung.

Olahan ikan ini berwarna kuning, dengan rasa yang gurih dan asam segar. Paling nikmat disantap dengan nasi hangat.

  • Replika SD Laskar Pelangi

Tempat ini hanya satu dari sekian banyak tempat wisata yang ada di Belitung Timur, tepatnya di Kecamatan Gantong.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Replika SD Laskar Pelangi ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu jam. Jaraknya memang cukup jauh, lebih dari 70 kilometer (km) dari Tanjung Pandan.

Bangunan dari kayu ini benar-benar persis sama seperti di film. Bagian dalamnya pun terdapat meja dan kursi, dama papan tulis yang ditata menyerupai ruangan kelas.

Banyak pengunjung yang memanfaatkannya untuk berfoto seakan-akan sedang belajar di ruang kelas tersebut.

  • Rumah Keong

Di depan Replika SD Muhammadiyah, terdapat tempat wisata yang relatif baru. Seperti namanya, bangunan di sana menyerupai cangkang keong yang terbuat dari rotan.

Bangunan tersebut bisa digunakan untuk sekadar bersantai melepas lelah akibat perjalanan panjang dari Tanjung Pandan. Di sana juga terdapat dermaga dari kayu. Banyak pengunjung memanfaatkannya untuk sekadar berfoto dengan latar belakang danau.

  • Museum Kata Andrea Hirata

Museum penuh warna ini terletak di Kecamatan Gantong, Belitung. Tak jauh dari Replika SD Laskar Pelangi. Tempat ini merupakan museum sastra pertama di Indonesia yang dibangun penulis Andrea Hirata.

Pegunjung dapat melihat ratusan karya Andrea Hirata yang berupa kutipan sastra hingga novelnya yang diterbitkan dengan berbagai bahasa, di Ruang Tengah Museum Kata Andrea Hirata.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Pegunjung dapat melihat ratusan karya Andrea Hirata yang berupa kutipan sastra hingga novelnya yang diterbitkan dengan berbagai bahasa, di Ruang Tengah Museum Kata Andrea Hirata.

Museum penuh warna ini menempati rumah masa kecil Andrea Hirata saat masih tinggal di Belitung dulu.

Baca juga: Itinerary Wisata Belitung 2 Hari 1 Malam, Rekomendasi Tempat dan Biaya

Para penggemar Andrea Hirata bisa berfoto bersama koleksi sang penulis, mulai dari literatur anak, film, seni, hingga musik. Koleksi tersebut ditata dengan estetik di dinding rumah yang sangat tradisional ini, sehingga kamu bisa menjadikannya latar foto Instagramable.

  • Ngopi di Manggar

Sekitar 15 kilometer dari Gantong, selanjutnya kamu bisa mampir ke Manggar. Manggar merupakan sebuah kecamatan sekaligus ibu kota Kabupaten Belitung Timur. Kecamatan ini salah satunya terkenal disebut sebagai kota 1001 warung kopi.

Tak heran, karena kamu akan bisa menemukan banyak sekali warung kopi di Manggar. Kamu bisa memilih warung kopi mana pun dan rasanya sama-sama enak.

Baca juga: Bakal Ada Game Mirip Pokemon GO di Wisata Bukit Peramun, Belitung

Rata-rata warung kopinya berdesain sederhana dengan ruangan tak terlalu besar, didominasi meja dan kursi berbahan kayu sebagai tempat penduduk bercengkrama.

Salah satu yang terkenal adalah Warung Kopi 1001. Jika ke Belitung, kamu harus coba kopi O atau kopi hitam. Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 5.000. Tak hanya menikmati kopi, kamu juga bisa membeli kopi bubuknya untuk dijadikan oleh-oleh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.