Wisatawan Wajib Bawa Surat Hasil Antigen ke Yogya walau Sudah Divaksin

Kompas.com - 10/03/2021, 12:51 WIB
Foto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi Keraton Ratu Boko di Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru. ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAHFoto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi Keraton Ratu Boko di Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru.

YOGYAKARTA, KOMPAS.COM - Wisatawan dari luar DIY yang telah mendapatkan vaksin tetap wajib membawa surat hasil antigen negatif saat libur akhir pekan.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan wisatawan tetap wajib membawa surat keterangan hasil test antigen negatif.

"Ya masih diterapkan. Toh kalau kita naik pesawat kereta juga dilakukan persyaratan itu. Persyaratan untuk rapid antigen masih tetap (diberlakukan)," katanya saat dihubungi, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata Yogyakarta Tetap Buka

Dia menambahkan sekarang pihaknya sedang melakukan komunikasi dengan para pelaku pariwisata bagaimana nanti perlakuan bagi wisatawan yang telah melakukan vaksin.

"Kita juga koordinasi dengan Dinkes kalau kemudian ada wacana, umpamanya ada persyaratan yang sudah vaksin apakah menjadi prioritas bagi wisatawan yang akan membeli paket-paket khusus. Paket wisata sehat kan bisa kita lakukan juga," jelas dia.

Mercusuar di Pantai Baron, Gunungkidul, YogyakartaShutterstock/Sad Agus Mercusuar di Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dirinya menambahkan dengan tetap diberlakukan wajib menyertakan surat hasil antigen diharapkan dapat mengantisipasi masuknya virus corona varian baru yaitu B.1.1.7.

"Prinsipnya seiring dengan PPKM itu sendiri. Jadi PPKM sebetulnya membatasi atau memfilter pelaku perjalanan untuk menekan lajunya Covid-19 ini. Kemudian difilter lagi dengan rapid antigen," kata dia.

Dengan demikian wisatawan yang datang ke DIY bisa menjaga diri sendiri maupun menjaga lokasi yang akan dikunjungi.

Baca juga: Itinerary Wisata Sekitar Tebing Breksi Jogja, Seharian Puas Lihat Pemandangan

Ditambah lagi, sambung Singgih, pelaku wisata di DIY sudah mulai mendapatkan vaksinasi melalui program vaksinasi massal beberapa waktu lalu. Kurang lebih ada 4.000 pelaku wisata yang mendapatkan vaksin.

"Jadi vaksin ini bagi pelaku pariwisata akan menambah percaya diri. Baik itu di destinasi untuk mereka sendiri. Maupun percaya diri bagi wisatawan yang akan berkunjung ke jogja," ujar dia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Okupansi Meningkat, Hotel di Kota Malang Mulai Berani Naikkan Harga

Okupansi Meningkat, Hotel di Kota Malang Mulai Berani Naikkan Harga

Travel Update
10 Tempat Wisata Menarik di Chiang Mai, Ada Museum dan Cagar Alam

10 Tempat Wisata Menarik di Chiang Mai, Ada Museum dan Cagar Alam

Jalan Jalan
6 Gunung di Chiang Mai Thailand yang Wajib Dikunjungi

6 Gunung di Chiang Mai Thailand yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Dua Halte Bus Wisata Gratis Dibangun di Madiun

Dua Halte Bus Wisata Gratis Dibangun di Madiun

Travel Update
Kain Tenun Gringsing Bali Bakal Jadi Suvenir KTT G20

Kain Tenun Gringsing Bali Bakal Jadi Suvenir KTT G20

Travel Update
Bali Bukan Satu-satunya Surga Wisata Indonesia, Jelajahi Juga 5 Surga Destinasi Super Prioritas Ini

Bali Bukan Satu-satunya Surga Wisata Indonesia, Jelajahi Juga 5 Surga Destinasi Super Prioritas Ini

Travel Promo
Melihat Kerajinan Tas Aceh Bertahan di tahun Kedua Pandemi Covid-19

Melihat Kerajinan Tas Aceh Bertahan di tahun Kedua Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Atraksi Menarik di TMII, Anjungan Daerah sampai Taman Indah

5 Atraksi Menarik di TMII, Anjungan Daerah sampai Taman Indah

Jalan Jalan
Pandemi Covid, Perajin Bakpia Jogja Buat Berbagai Varian Rasa Baru

Pandemi Covid, Perajin Bakpia Jogja Buat Berbagai Varian Rasa Baru

Travel Update
Kawah Sikidang 2021, Jembatan Kayu Instagramable sampai Keluhan Wisatawan

Kawah Sikidang 2021, Jembatan Kayu Instagramable sampai Keluhan Wisatawan

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk Kawah Sikidang Dieng Tahun 2021, Gratis ke Candi Arjuna

Harga Tiket Masuk Kawah Sikidang Dieng Tahun 2021, Gratis ke Candi Arjuna

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Arjuna Dieng Tahun 2021, Satu Tiket untuk Dua Tempat Wisata

Harga Tiket Masuk Candi Arjuna Dieng Tahun 2021, Satu Tiket untuk Dua Tempat Wisata

Travel Update
Ancol Buka untuk Uji Coba, 7 Wahana Berikut Bisa Dicoba

Ancol Buka untuk Uji Coba, 7 Wahana Berikut Bisa Dicoba

Jalan Jalan
Pacu Adrenalin, Tamu Harus Terjun Payung untuk Check-In di Hotel Ini

Pacu Adrenalin, Tamu Harus Terjun Payung untuk Check-In di Hotel Ini

Jalan Jalan
Wisata Malam Bangkok, 6 Lokasi Terbaik Nikmati Malam Kota Bangkok

Wisata Malam Bangkok, 6 Lokasi Terbaik Nikmati Malam Kota Bangkok

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.