Kompas.com - 13/03/2021, 14:25 WIB
Prosesi upacara Melasti di Pura Ulun Danu Beratan di Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (4/3/2019). Upacara Melasti dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGProsesi upacara Melasti di Pura Ulun Danu Beratan di Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (4/3/2019). Upacara Melasti dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019.

 

KOMPAS.comHari Raya Nyepi akan berlangsung pada Minggu (14/3/2021). Dalam merayakannya, pertukaran ucapan Hari Raya Nyepi kerap dilakukan baik oleh umat Hindu atau non-Hindu.

Guru Besar Pariwisata Universitas Udayana I Gede Pitana mengatakan, sebelumnya tradisi pertukaran ucapan tersebut tidak pernah terjadi.

“Pertukaran ucapan selamat untuk hari raya dalam agama Hindu nyaris tidak pernah ada sampai tahun 1990-an. Karena di antara orang Hindu sendiri nyaris tidak pernah ucapkan ke sesama Hindu,” ungkap dia kepada Kompas.com, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Wisata Gunung Bromo Tutup Total Saat Hari Raya Nyepi, 14-15 Maret 2021

Pada era 1990-an, pertukaran ucapan selamat hari raya mulai dilakukan oleh umat Hindu kepada umat lain yang sedang merayakan hari besar keagamaan mereka.

“Nah, artinya pengucapan selamat hari raya di kalangan Hindu, baik untuk sesama maupun untuk umat di luar Hindu, itu adalah tradisi baru,” kata Pitana.

Saling menghormati sesama warga Indonesia

Indonesia memiliki kehidupan yang multikultural. Menurut Pitana, pengucapan selamat hari raya kepada masyarakat di luar agama yang seseorang anut adalah hal yang sangat penting.

Sebab, hal tersebut menunjukkan kepedulian, tanda hormat, dan toleransi mereka kepada sesama warga Indonesia.

“Kalau saya ucapkan Selamat Idul Fitri, bukan berarti saya bukan Hindu dan otomatis jadi Islam. Ucapan hari raya untuk umat lain tidak mengurangi nilai keagamaan terhadap agama yang kita anut,” jelasnya.

Selain itu, tutur Pitana, orang-orang akan merasa senang jika menerima ucapan selamat hari raya saat hari keagamaannya sedang berlangsung. Baik itu melalui kartu pos, status media sosial, atau telepon.

Baca juga: Ini Uniknya Liburan ke Bali Saat Nyepi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X