Ucapan Hari Raya Nyepi, Pakai Bahasa Indonesia atau Bahasa Bali?

Kompas.com - 13/03/2021, 15:07 WIB
Sejumlah umat Hindu melakukan sembahyang saat Tapa Brata penyepian (Nyepi) di Pura Aditya Jaya di Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (28/3/2017). Umat Hindu Bali merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 dan selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi seluruh aktivitas dihentikan selama sehari penuh. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSejumlah umat Hindu melakukan sembahyang saat Tapa Brata penyepian (Nyepi) di Pura Aditya Jaya di Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (28/3/2017). Umat Hindu Bali merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 dan selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi seluruh aktivitas dihentikan selama sehari penuh.

 

KOMPAS.com – Tahun ini, Hari Raya Nyepi berlangsung pada Minggu (14/3/2021). Jika menilik sejumlah artikel di internet, banyak ucapan Hari Raya Nyepi yang menggunakan Bahasa Bali.

Namun, Guru Besar Pariwisata Universitas Udayana I Gede Pitana menyarankan agar orang-orang tetap menggunakan Bahasa Indonesia saat memberikan ucapan Hari Raya Nyepi.

Baca juga: 4 Rangkaian Hari Raya Nyepi Beserta Makna di Baliknya

“Paling bagus mengucapkan dengan Bahasa Indonesia. Kenapa? Untuk mengurangi kesalahan pengertian,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (9/3/2021).

Saat mengirimkan ucapan Hari Raya Nyepi dalam Bahasa Bali, belum tentu penulisannya benar, atau pengirim benar-benar paham artinya.

Baca juga: Perang Api, Tradisi Turun-Temurun Umat Hindu Lombok Sambut Nyepi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Nanti jadi ada masalah di pihak penerima. Jadi, penggunaan Bahasa Indonesia untuk mengurangi kesalahan yang tidak perlu,” kata Pitana.

Dalam ucapan Hari Raya Nyepi, Pitana mengatakan bahwa komponennya terdiri dari pengucapan selamat dan harapan.

Sebagai contoh, kamu bisa menulisnya sebagai berikut:

Selamat Hari Raya Nyepi. Semoga kebaikan-kebaikan akan terjadi di masa yang akan datang. Semoga perayaan ini membawa hal yang baik, dan semoga makna Hari Raya Nyepi dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kapan waktu yang tepat untuk mengirim ucapan Hari Raya Nyepi?

Dalam melaksanakan Nyepi, ada empat hal yang dilarang yang bernama Catur Brata Penyepian. Adapun, empat larangan tersebut adalah amati karya, amati lelungan, amati lelanguan, dan amati geni.

Artinya adalah tidak bekerja, tidak bepergian, tidak bersenang-senang, dan tidak menyalakan api. Untuk amati lelanguan, Pitana mengatakan bahwa umat Hindu tidak boleh menghibur atau membuat hiburan.

Baca juga: Bagaimana Perayaan Nyepi di Tengah Virus Corona?

“Tidak boleh menghibur atau membuat hiburan seperti nonton televisi, video, bermain game, menyalakan musik, bernyanyi, dan sebagainya,” kata Pitana dalam wawancara pada Selasa (24/3/2020).

Oleh karena itu, ada beberapa orang yang tidak menyalakan gawai saat Hari Raya Nyepi. Agar ucapanmu sampai dan dibaca oleh orang yang dituju, kamu bisa mengirimnya sebelum, saat, atau sesudah Nyepi.

Namun jika kamu mengirim ucapan Hari Raya Nyepi saat perayaan sedang berlangsung, jangan heran jika pesanmu belum dibalas atau belum dikirim.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Event Besar, Ganjar Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Wisata Jateng

Sambut Event Besar, Ganjar Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Wisata Jateng

Travel Update
Syarat Wisata ke Nepal van Java Dusun Butuh Kaliangkrik, Magelang

Syarat Wisata ke Nepal van Java Dusun Butuh Kaliangkrik, Magelang

Travel Tips
Ada Vaksinasi Covid-19 Gratis di Museum Borobudur Magelang

Ada Vaksinasi Covid-19 Gratis di Museum Borobudur Magelang

Travel Update
Nepal van Java Buka Lagi, Seminggu Dikunjungi 3.000 Orang

Nepal van Java Buka Lagi, Seminggu Dikunjungi 3.000 Orang

Travel Update
Daftar Hari Libur Nasional Tahun 2022, Catat untuk Persiapan Liburan

Daftar Hari Libur Nasional Tahun 2022, Catat untuk Persiapan Liburan

Travel Update
Pemerintah Indonesia Resmi Tetapkan Hari Libur Nasional Tahun 2022

Pemerintah Indonesia Resmi Tetapkan Hari Libur Nasional Tahun 2022

Travel Update
Songa Rafting di Probolinggo, Indahnya Alam hingga Pemandangan Goa Kelelawar

Songa Rafting di Probolinggo, Indahnya Alam hingga Pemandangan Goa Kelelawar

Jalan Jalan
Bersiap Sambut Turis Asing, India Izinkan Penerbangan Charter

Bersiap Sambut Turis Asing, India Izinkan Penerbangan Charter

Travel Update
6 Aktivitas Menarik di Taman Safari Bogor, Ada Safari Malam Hari

6 Aktivitas Menarik di Taman Safari Bogor, Ada Safari Malam Hari

Jalan Jalan
Itinerary 3 Hari 2 Malam di Samarinda, Wisata Budaya di Desa Pampang

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Samarinda, Wisata Budaya di Desa Pampang

Itinerary
6 Atraksi dan Aktivitas Wisata di Kampung Budaya Betawi Setu Babakan

6 Atraksi dan Aktivitas Wisata di Kampung Budaya Betawi Setu Babakan

Jalan Jalan
Okupansi Meningkat, Hotel di Kota Malang Mulai Berani Naikkan Harga

Okupansi Meningkat, Hotel di Kota Malang Mulai Berani Naikkan Harga

Travel Update
10 Tempat Wisata Menarik di Chiang Mai, Ada Museum dan Cagar Alam

10 Tempat Wisata Menarik di Chiang Mai, Ada Museum dan Cagar Alam

Jalan Jalan
6 Gunung di Chiang Mai Thailand yang Wajib Dikunjungi

6 Gunung di Chiang Mai Thailand yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Dua Halte Bus Wisata Gratis Dibangun di Madiun

Dua Halte Bus Wisata Gratis Dibangun di Madiun

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.