Kompas.com - 13/03/2021, 17:02 WIB
Suasana kawasan wisata terlihat lengang saat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1942 di wilayah Kuta, Badung, Bali, Rabu (25/3/2020). Seluruh kawasan pariwisata, ruas jalan dan objek vital di wilayah Bali yang ramai pada hari biasa, terpantau lengang saat Hari Raya Nyepi karena umat Hindu menjalani catur brata penyepian selama 24 jam hingga Kamis (26/3) pukul 06.00 WITA. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFSuasana kawasan wisata terlihat lengang saat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1942 di wilayah Kuta, Badung, Bali, Rabu (25/3/2020). Seluruh kawasan pariwisata, ruas jalan dan objek vital di wilayah Bali yang ramai pada hari biasa, terpantau lengang saat Hari Raya Nyepi karena umat Hindu menjalani catur brata penyepian selama 24 jam hingga Kamis (26/3) pukul 06.00 WITA.


KOMPAS.com – Nyepi menawarkan sensasi liburan yang berbeda yang seringkali dinantikan oleh wisatawan. Mayoritas penduduk Pulau Bali yang beragam Hindu memang akan berhenti beraktivitas saat Hari Nyepi, membuat pulau ini jadi begitu hening dan sepi.

Suasana yang hening dan sepi ini yang kemudian jadi daya tarik Bali. Banyak yang kemudian sengaja datang ke sana saat Nyepi untuk menikmati suasana yang cukup langka ini.

Jika kamu ingin menghabiskan waktu liburan di Bali pada Hari Raya Nyepi yang tahun ini jatuh pada Minggu (14/3/2021), sebaiknya menaati dan menghormati beberapa aturan penduduk setempat.

Berikut ini tips yang bisa kamu lakukan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan saat liburan di Bali ketika Nyepi:

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bali Tutup Operasional Selama Nyepi

1. Waktu pelaksanaan Nyepi

Nyepi berlangsung selama 24 jam sejak matahari terbit, atau biasanya dimulai pada pukul 06.00 WITA. Tapa brata penyepian akan selesai 24 jam kemudian, yakni pukul 06.00 WITA keesokan harinya.

Di tahun ini, Nyepi akan dimulai pada Minggu (14/3/2021) pukul 06.00 WITA dan berlangsung hingga Senin (15/3/2021) pukul 06.00 WITA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup saat NyepiDok. Bandara I Gusti Ngurah Rai Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup saat Nyepi

2. Seksama pilih tiket pesawat

Di Hari Raya Nyepi, mulai dari bandara, pelabuhan, dan juga terminal akan berhenti beroperasi.

Maka dari itu, jika ingin datang ke Bali saat Nyepi, atau bahkan keluar dari Nyepi sebelum Nyepi berlangsung, kamu harus seksama memilih jadwal penerbangan.

Jangan sampai kamu terjebak di bandara. Sebaiknya beli tiket pesawat setelah hari Nyepi. Jika kamu terjebak di bandara saat Nyepi, maka kamu tak bisa keluar dari bandara dan terpaksa menginap di sana.

Saat Nyepi, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan tutup mulai Minggu (14/3/2021) pukul 06.00 WITA hingga Senin (15/3/2021) pukul 06.00 WITA. Artinya operasional bandara termasuk penerbangan yang keluar-masuk akan berhenti sementara.

3. Jangan membuat keributan

Salah satu larangan selama Nyepi di Bali adalah jangan membuat keributan. Sebaiknya tetap jaga ketenanganmu. Jangan menonton televisi, mendengarkan musik, atau berbicara dengan volume terlalu keras.

Baca juga: Ini Uniknya Liburan ke Bali Saat Nyepi

4. Jangan keluar penginapan

Larangan selanjutnya adalah jangan keluar dari penginapan. Wisatawan akan diperkenankan untuk berjalan-jalan di lingkungan hotel. Jadi, kamu tak serta merta terjebak di dalam kamar. Manfaatkan waktu tersebut untuk mencoba fasilitas hotel.

Jangan nekat bepergian keluar penginapan. Bahkan nekat untuk datang ke tempat umum. Pasalnya, selalu ada pecalang atau petugas patroli adat yang mengawasi. Jika kamu tertangkap keluar dari penginapan, kamu akan digiring kembali ke penginapan oleh mereka.

5. Penerangan yang terbatas

Selanjutnya adalah jaga penerangan tetap terbatas. Misalnya, hanya nyalakan lampu di kamar hotel saja. Jika terdapat balkon, jangan nyalakan lampu balkon.

Selain itu, jangan terlalu banyak menyalakan lampu. Cukup nyalakan satu hingga dua lampu kamar saja agar penerangan tetap temaram atau tidak terlalu terang. Tutup rapat tirai kamar agar tidak ada sinar lampu yang tampak dari luar.

Upacara Melasti.https://pesona.travel Upacara Melasti.

6. Hormati proses upacara adat

Saat mengikuti berbagai proses upacara adat, sebaiknya berlaku sopan dan menghormati prosesnya. Misalnya, saat upacara Melasti di pantai, jangan berjalan di depan rombongan umat.

Jangan melangkahi sesajen yang baru saja dihaturkan. Sebaiknya kamu juga tetap mengenakan pakaian yang sopan.

Baca juga: Hari Raya Nyepi, Apakah Semua Umat Hindu di Dunia Merayakannya?

7. Siapkan perbekalan

Selama Nyepi, semua toko tutup. Siapkan perbekalan yang kamu perlukan sehari sebelumnya. Misalnya, obat-obatan ringan yang biasa dibeli di supermarket atau apotek. Kamu juga bisa menyiapkan camilan ringan untuk mengisi perut.

8. Pilih hotel dengan paket makanan

Sebaiknya kamu menginap di hotel yang menyediakan paket makanan. Sudah termasuk sarapan, dan bisa juga menyediakan makan siang sekaligus makan malam. Dengan begitu, kamu tak perlu repot mencari makanan di sepanjang Hari Raya Nyepi.

9. Jika sakit saat Nyepi

Jika kamu merasa sakit dan perlu konsultasi ke dokter, segera laporkan ke petugas hotel untuk menghubungi rumah sakit terdekat.

Nantinya ambulans rumah sakit akan menjemput kamu di penginapan. Pasalnya, kendaraan yang diperbolehkan bepergian selama Nyepi di Bali hanyalah ambulans.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Travel Update
Tidur Ditemani Kucing, Begini Uniknya Hostel Neko Hatago di Osaka

Tidur Ditemani Kucing, Begini Uniknya Hostel Neko Hatago di Osaka

Jalan Jalan
7 Fakta Menarik Quanzhou, Kota Pelabuhan di China Warisan Dunia UNESCO Terbaru

7 Fakta Menarik Quanzhou, Kota Pelabuhan di China Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Mengenal 4 Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru, Ada Quanzhou di China

Mengenal 4 Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru, Ada Quanzhou di China

Travel Update
Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Travel Update
Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Jalan Jalan
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

Travel Update
PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

Travel Update
Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Travel Update
IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

Travel Update
Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Travel Update
Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Travel Update
1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

Travel Update
Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Travel Update
Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X