Kemenparekraf akan Lakukan Pendampingan 6 Bulan Terkait Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata

Kompas.com - 14/03/2021, 19:07 WIB
Sampah di pesisir Pantai Pink, Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Selasa (9/3/2021). Kurangnya perhatian dan pengawasan dari pemerintah daerah/stakeholder terkait menyebabkan pantai yang menjadi salah satu destinasi wisata di Lombok itu dipenuhi sampah. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARSampah di pesisir Pantai Pink, Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Selasa (9/3/2021). Kurangnya perhatian dan pengawasan dari pemerintah daerah/stakeholder terkait menyebabkan pantai yang menjadi salah satu destinasi wisata di Lombok itu dipenuhi sampah.

Kemenparekraf akan bertindak sebagai koordinator kebijakan dan pihak yang melakukan pendampingan. Pemerintah daerah akan memiliki peran yang paling penting karena eksekusi akan ada di ranah pemerintah daerah.

Baca juga: Dulu Penuh Sampah, Sungai di Jombang Ini Jadi Area Makan Instagramable

Lebih lanjut, Kemenparekraf juga akan mengeluarkan juknis atau petunjuk teknis untuk sinkronisasi kebijakan pariwisata yang ada dan implementasi pendampingan destinasi untuk pengelolaan sampah di destinasi.

Hal tersebut mengacu pada Kepdep tentang Juknis SOP Pengelolaan Sampah Plastik di Destinasi Wisata Bahari.

Kemenparekraf akan memberikan sosialisasi terkait juknis itu agar bisa dilakukan adaptasi terhadap lingkungan masyarakat dan alam setempat. Juknis hanyalah panduan teknis yang nantinya akan disesuaikan lagi dengan situasi masing-masing daerah.

Hari menyebut, bahwa juknis sampah merupakan best practice yang harus diterjemahkan dengan kondisi lokal.

Baca juga: Bertemu Sultan HB X, Sandiaga Minta Dukungan Lahan untuk Borobudur Highland

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami berharap akan ada peraturan daerah atau peraturan bupati yang merupakan terjemahan dari juknis sampah di pusat ini jadi sesuatu yang localize,” lanjutnya.

Di dalam juknis tersebut terdapat empat standar, yaitu tata kelola destinasi yang berkelanjutan, manfaat ekonomi masyarakat destinasi, pelestarian sosial budaya, dan pelestarian lingkungan.

Kemenparekraf juga akan menjalin kerjasama dengan komunitas dan startup di beberapa daerah, khususnya yang bergerak di bidang pengelolaan sampah.

Diharapkan mereka bisa membantu pemerintah dalam mengelola sampah menjadi sesuatu yang berguna dan bisa dijual kembali kepada industri yang membutuhkan.

“Termasuk yang tidak bisa diolah itu kita juga dengan dinas pekerjaan setempat, meminta untuk membuat tempat pembuangan akhir,” ujar Hari.

Meski begitu, sambung dia, key success factornya adalah tempat pembuangan akhir tidak penuh seperti sekarang.

Kick-off di 5 DSP

Nantinya, Kemenparekraf akan berfokus melaksanakan implementasi juknis sampah di lima Destinasi Super Prioritas (DSP), yaitu Mandalika, Labuan Bajo, Likupang, Danau Toba, dan Borobudur dan ditambah dengan Bali.

Menparekraf Sandiaga Uno dijadwalkan melakukan kick-off pendampingan implementasi juknis sampah yang dilaksanakan bersamaan dengan revitalisasi toilet destinasi wisata pada 18 Maret 2021 di lima DSP dan juga Bali.

Untuk Danau Toba, kick-off akan dilakukan di Pusat Informasi Geopark Sigulati-Samosir. Lalu Borobudur antara di Desa Wisata Segajih dan Desa Wisata Jatimulyo, Bali di Pantai Kuta, Mandalika di Desa Sade Bawah, Labuan Bajo di Desa Wisata Liang Dara, dan Likupang di Pantai Pulisan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Travel Update
Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Travel Update
Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Travel Update
Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

Travel Update
Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Travel Update
Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Travel Update
Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Travel Update
5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X