Kompas.com - 20/03/2021, 15:03 WIB
Tampak bangunan Saoraja yang terletak di daerah Museum Istana Datu Luwu Citra Fany SamparayaTampak bangunan Saoraja yang terletak di daerah Museum Istana Datu Luwu

Temboknya dicat putih polos. Warna emas juga terlihat mendominasi sela-sela jendela. Di depannya juga terdapat halaman yang dihiasi beberapa bunga dan tiang bendera.

Saoraja terbuat dari kayu dengan warna cat dasar coklat tua dan warna emas pada beberapa bagian tangga. Bangunan itu bertingkat dua. Bagian bawah dibuat lapang dan terlihat mobil diparkirkan. Lantai dua untuk menyimpan koleksi museum.

Di depan saoraja, terdapat monumen berbentuk patung tangan yang dibangun pada 23 Januari 1948 berwarna coklat keemasan yang tengah memegang badik ke arah langit.

Monumen itu bertuliskan Toddo’ Puli' Temmalara dengan cat berwarna merah yang bermakna "keberanian memperjuangkan kebenaran".

Aturan berfoto di Museum Istana Datu Luwu

Jika ingin berfoto, pengunjung hanya dapat memanfaatkan daerah halaman dan depan bangunan saja. Ini untuk tetap menjaga kelestarian dan keamanan benda-benda sejarah yang disimpan di museum ini.

"Kalau mau foto-foto yah di luar saja, tidak bisa masuk sampai ke dalam. Atau kalau mau foto di Saoraja hanya bisa di tangga saja dan harus lepas alas kaki," tutur Opu.

Monumen yang ada di Museum Istana Datu Luwu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.KOMPAS.com/CITRA FANY SAMPARAYA Monumen yang ada di Museum Istana Datu Luwu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Pak Guru juga menjelaskan bahwa di masa pandemi, pengunjung berkurang tapi dari segi finansial tidak terlalu berdampak karena pada awalnya memang tidak ada tarif masuk yang diberikan pada pengunjung.

"Pengunjung berkurang yah karena pandemi jadi orang kan juga menjaga diri. Kalau mau masuk ke sini tetap pakai masker, dan prokes (protokol kesehatan) lainnya. Saya kira begitu," sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.