Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/03/2021, 12:45 WIB

Maka dari itu, aktivitas wisata yang ada di Sukasantai sebenarnya tak banyak. Para tamu bisa sekadar bersantai menikmati semilir angin dengan pemandangan bentang alam Sukabumi yang indah.

Total ada 12 kamar, ditambah satu vila privat bernama Rumah Santai. Kamar-kamar itu terbagi menjadi tiga lantai dalam satu bangunan besar dengan desain menarik. Ada pula area umum yang bisa dipakai bersamaan oleh para tamu yang sedang menginap.

Menurut pemilik, ia memang sengaja membangun farmstay berkonsep seperti itu karena building footprint-nya yang dinilai lebih efisien untuk sustainable living. Sementara vila Rumah Santai sendiri sudah ada selama 20 tahun sebelum Sukasantai dibangun.

Baca juga: 7 Tempat Wisata di TN Gunung Gede Pangrango, Apa Saja?

“Kita juga ingin buat tempat yang lebih kekeluargaan. Makanya lebih ke kamar seperti itu,” terang dia.

Kisaran rate menginap di Sukasantai adalah Rp 720.000 per orang di hari biasa dan Rp 880.000 per orang di akhir pekan. Sementara anak-anak di bawah umur tiga tahun gratis.

Rate menginap di vila privat adalah Rp 1,05 juta per orang di akhir pekan, dan Rp 920.000 di hari biasa. Ada minimal pax untuk menginap di vila ini, yakni minimal enam pax dan minimal menginap selama dua malam.

Aktivitas di Sukasantai Farmstay

Sembari menginap, para tamu juga bisa melakukan aktivitas wisata lainnya, seperti jalan-jalan ke hutan bambu di area perkebunan. Anak-anak bisa belajar cara menyemai benih, bercocok tanam, memanen sayuran atau buah, memberi makan binatang, hingga memancing ikan.

Para tamu jadi bisa sekaligus belajar mengenai berbagai jenis tanaman, khususnya mengetahui alur produksi bahan makanan yang selama ini mereka konsumsi.

“Kita bukan ingin kasih informasi gitu, tapi ingin kasih tahu orang agar mereka lebih sayang dengan pekerjaannya petani, lebih sayang ke alam,” ungkap dia.

Adapun, dirinya mengaku tak benar-benar mengetahui secara pasti ada berapa jenis tanaman di kebunnya. Untuk tanaman sayuran sendiri ada lebih dari 100 jenis. Sementara jika dihitung dengan jenis-jenis tanaman lain, jumlahnya bahkan bisa ribuan.

Baca juga: Aktivitas Wisata di OJ Organic Farm Bogor, Piknik Privat Sampai Petik Sayur

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Travel Update
Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Jalan Jalan
Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Jalan Jalan
4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+