Kompas.com - 21/03/2021, 18:52 WIB
Ilustrasi Queenstown Mall, Selandia Baru. SHUTTERSTOCK/I VIEWFINDERIlustrasi Queenstown Mall, Selandia Baru.

“Banyaknya jumlah orang telah mengikis rasa keterasingan, ketenangan, dan akses ke alam yang banyak dicari pelancong internasional saat mengunjungi Selandia Baru,” papar Upton.

Sebelum pandemi, pariwisata menyumbang sekitar 9,3 persen dari total 206 juta dollar AS Gross Domestic Products (GDP) Selandia Baru.

Baca juga: Perbatasan Selandia Baru Tetap Tutup Sampai Masyarakat Divaksinasi

Berdasarkan data dari Tourism Industry Aotearoa, lebih dari 13 persen pekerjaan di Selandia Baru datang dari industri pariwisata. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Industri pariwisata mempekerjakan lebih dari 380.000 orang pada Maret 2019.

Aturan yang akan berubah

Lebih lanjut, Nash menyatakan bahwa dirinya saat ini sedang mempertimbangkan beberapa perubahan. Termasuk juga aturan terkait kebebasan berkemah dan bagaimana pengunjung bisa membayar untuk hal yang akan mereka lihat.

“Saya ingin melihat kembali strategi penetapan harga di aset-aset publik, seperti taman nasional, sehingga tekanan berat terhadap pelancong internasional bisa lebih berkelanjutan dalam hal finansial,” terang dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia melanjutkan bahwa ada ruang lingkup untuk pandangan baru terhadap pungutan yang sudah ada, seperti International Visitor Levy guna membantu memastikan harga wisata yang sebenarnya benar-benar dihargai dalam pengalaman pelancong internasional.

Jumlah wisatawan di seluruh dunia memang turun tajam pada 2020 akibat pandemi Covid-19. Selandia Baru sendiri mencatat adanya 996.000 kedatangan internasional pada 2020. Penurunan tajam dari jumlah 2,89 juta kedatangan internasional pada 2019.

Selandia Baru dipuji karena dinilai berhasil menangani pandemi. Mereka mulai memberlakukan pembatasan perjalanan pada Februari 2020, meskipun saat itu masih belum ada kasus Covid-19 yang diketahui.

13 bulan kemudian, perbatasan mereka masih tetap ditutup untuk hampir semua pelancong guna mengendalikan penyebaran virus. Dalam pidatonya, Nash mengatakan bahwa Selandia Baru kemungkinan besar tidak akan membuka pintu untuk pariwisata massal sebelum 2022.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Jalan Jalan
Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Jalan Jalan
9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

Travel Tips
3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Travel Update
Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

Travel Update
5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

Travel Tips
Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Travel Update
Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Travel Update
Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary
Obyek Wisata di Sekitar Nawang Jagad Kaliurang, Ada Museum Gunungapi Merapi

Obyek Wisata di Sekitar Nawang Jagad Kaliurang, Ada Museum Gunungapi Merapi

Jalan Jalan
Garuda Wisnu Kencana Bali Buka Lagi, Hanya Saat Akhir Pekan

Garuda Wisnu Kencana Bali Buka Lagi, Hanya Saat Akhir Pekan

Travel Update
6 Oleh-oleh Makanan Khas Banjarmasin, Ada Sambal Acan

6 Oleh-oleh Makanan Khas Banjarmasin, Ada Sambal Acan

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.