Kompas.com - 22/03/2021, 12:31 WIB
Pameran bau bertajuk Fleeting - Scents in Colour yang akan diadakan di Museum Mauritshuis di Belanda hingga 29 Agustus 2021 (https://www.mauritshuis.nl/). https://www.mauritshuis.nl/Pameran bau bertajuk Fleeting - Scents in Colour yang akan diadakan di Museum Mauritshuis di Belanda hingga 29 Agustus 2021 (https://www.mauritshuis.nl/).

 

KOMPAS.com – Sebuah pameran di Belanda tentang bau harum dan busuk pada abad ke-17 akan dipasangkan dengan lukisan untuk menghidupkan mereka kepada pengunjung.

Melansir Lonely Planet, Jumat (19/3/2021), pameran bertajuk Fleeting–Scents in Colour akan dibuka di Museum Mauritshuis sesaat setelah tempat wisata dibuka kembali usai penutupan akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Dulu di Belanda, Kini Keris Bugis Ada di Museum Nasional

Museum tersebut berupaya untuk melakukan penelitian sejarah yang berkaitan dengan bau melalui pameran yang berisi hampir 50 lukisan, gambar, dan obyek.

Nantinya, pengunjung dapat menemukan aroma bunga dan parfum, bau busuk kanal dan bau badan yang tidak sedap, serta bau dari negeri yang jauh pada saat itu, seperti rempah-rempah, tembakau, kopi, dan teh.

Ide dari pameran tersebut adalah untuk melihat apakah kehidupan di abad ke-17 dapat ditangkap melalui bau, menyelidiki persepsi sensorik, dan konotasi aroma yang dimiliki oleh karya seni.

Pameran bau bertajuk Fleeting - Scents in Colour yang akan diadakan di Museum Mauritshuis di Belanda hingga 29 Agustus 2021 (https://www.mauritshuis.nl/).https://www.mauritshuis.nl/ Pameran bau bertajuk Fleeting - Scents in Colour yang akan diadakan di Museum Mauritshuis di Belanda hingga 29 Agustus 2021 (https://www.mauritshuis.nl/).

Dalam karya Still Life of Flowets and Fruit dari tahun 1670 milik Abraham Mignon, sang seniman menggabungkan limpahan bunga dengan buah yang terlalu matang.

Adapun, buah yang terlalu matang tersebut sudah dihinggapi oleh semut dan serangga lainnya. Hasil dari penggabungan tersebut adalah aroma manis melon yang telah dibelah.

Baca juga: Sejarah Lomba Panjat Pinang, Dipelopori Penjajah Belanda?

Selain Mignon, ada juga Pieter de Hooch’s dalam Interior with Women in front of a Linen Cupboard dari 1663.

Karya tersebut melambangkan ibu rumah tangga Belanda yang dikenal di seluruh Eropa karena rumahnya yang bersih dan rapih pada abad ke-17.

Pengunjung bisa hirup aroma yang ditawarkan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X