Kompas.com - 22/03/2021, 15:03 WIB
Ilustrasi Islandia - Pemandangan Air Terjun Haifoss yang letaknya dekat dengan sebuah gunung berapi bernama Hekla (dok. Pixabay/gabmarjan). dok. Pixabay/gabmarjanIlustrasi Islandia - Pemandangan Air Terjun Haifoss yang letaknya dekat dengan sebuah gunung berapi bernama Hekla (dok. Pixabay/gabmarjan).


KOMPAS.com- Pemerintah Islandia mengumumkan akan mengizinkan semua pengunjung yang telah divaksin Covid-19 melakukan perjalanan ke negaranya tanpa karantina, termasuk Amerika Serikat.

Keputusan itu menjadikan Islandia sebagai negara pertama di kawasan Schengen yang menerapkan pembebasan karantina bagi pengunjung yang telah divaksin saat masuk ke negara ini dilansir dari Lonely Planet.

Sebelumnya, keputusan itu hanya berlaku bagi mereka yang berada di European Economic Area (EEA)/EA.

kini, peraturan ini berlaku untuk semua pengunjung dari negara mana pun yang telah divaksin dan terverifikasi oleh European Medical Agency di bawah pengawasan Kepala Ahli Epidemiologi Islandia dan peraturan Islandia.

Baca juga: Islandia Izinkan Turis Tidak Karantina jika Pernah Positif Covid-19

 

Negara ini juga menerima pengunjung yang mendapat vaksin dari World Health Organization (WHO) dan Carte Jaune.

Bagi yang tidak divaksin di area EEA, mereka wajib melakukan pra-registrasi dan beberapa tes saat masuk ke Islandia serta melakukan karantina selama lima-enam hari.

Islandia juga memutuskan pada Desember 2020 lalu utnuk mengizinkan pengunjung dengan yang pernah positif Covid-19 dan telah dinyatakan sembuh untuk datang ke negara ini tanpa perlu melakukan karantina.

Gunung api Grimsvotn di Islandia yang hampir seluruh permukaannya tertutup es.SHUTTERSTOCK/ANGEL L via DAILY MAIL Gunung api Grimsvotn di Islandia yang hampir seluruh permukaannya tertutup es.

Namun, mereka harus memenuhi syarat dan membuktikannya melalui hasil pemeriksaan yang akurat. Peraturan yang sama juga berlaku pada pengunjung yang berasal dari EU/EEA.

“Dunia telah melalui banyak hal dalam dua belas bulan terakhir dan kami semua berharap untuk kembali normal dengan perlahan dan aman," kata Perdana Menteri Islandia Katrín Jakobsdóttir dalam keterangan tertulis di situs resmi www.government.is.

Ia juga mengatakan dengan dimulainya kesempatan berlibur ini dapat kembali menghidupkan budaya, perdagangan, dan pergerakan perusahaan di negera tersebut.

Baca juga: Islandia Buka Lagi Pariwisata, Ini Syarat Turis Asing yang Boleh Masuk

“Keputusan untuk menerapkan pengecualian perbatasan bagi individu yang divaksinasi ke negara-negara di luar wilayah UE/EEA adalah perpanjangan logis dari kebijakan kami saat ini,” ujar Katrin.

Saat ini 30 orang diisolasi dengan infeksi, 24 dikarantina karena dicurigai terpapar Covid-19, dan tidak ada yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 di Islandia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.