Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

20 Negara Paling Bahagia di Dunia 2021, Indonesia Termasuk?

Kompas.com - 22/03/2021, 16:04 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Sumber Forbes

KOMPAS.com – Daftar negara paling bahagia di dunia 2021 telah dirilis melalui laporan tahunan World Happiness Report milik United Nations pada Sabtu (20/3/2021).

Melansir Forbes, Jumat (19/3/2021), Finlandia berhasil menempati peringkat pertama dalam daftar tersebut selama empat tahun berturut-turut.

Negara lain yang masuk dalam World Happiness Report dan menduduki peringkat tidak jauh dari Finlandia adalah Islandia, Denmark, Swiss, dan Belanda.

Baca juga: 5 Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan di Finlandia

Selama masa pandemi yang menantang, Amerika Serikat (AS) berhasil mengalami peningkatan dengan menduduki peringkat nomor 14.

Posisi tersebut merupakan empat tingkat lebih tinggi dari posisi sebelumnya, yaitu peringkat ke-18. Bahkan, AS berhasil mengalahkan Kanada yang merosot ke peringkat 15 tahun ini.

Peningkatan yang dialami AS terbilang cukup mumpuni sejak 2020. Sebab, Negeri Paman Sam berada pada peringkat ke-19 pada 2019.

Negara paling bahagia di dunia milik United Nations

Laporan tahunan World Happiness Report milik United Nations diluncurkan pada 2021. Laporan tersebut berdasarkan survei tahunan yang dilakukan Sustainable Development Solutions Network.

Survei tersebut memberi peringkat kebahagiaan global pada negara-negara di seluruh dunia. Biasanya, ahli statistik mendasarkan peringkat pada data dari Gallup World Poll.

Namun, tahun ini ada yang berbeda. Sebab, para peneliti tidak dapat melakukan wawancara tatap muka di sejumlah negara. Alhasil, mereka fokus pada hubungan antara kesejahteraan dan Covid-19 untuk menentukan peringkat negara-negara tersebut.

“Anehnya, secara rata-rata tidak ada penurunan kesejahteraan jika diukur dengan evaluasi orang itu sendiri terhadap kehidupan mereka,” kata Profesor University of British Columbia, John Helliwell, mengutip Forbes.

Ilustrasi Belanda - Jalur yang bisa dilintasi oleh para pesepeda di Amsterdam.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Belanda - Jalur yang bisa dilintasi oleh para pesepeda di Amsterdam.

Dia melanjutkan, satu penjelasan yang memungkinkan adalah orang-orang melihat Covid-19 sebagai ancaman umum dari luar yang memengaruhi semua orang.

“Ini telah menghasilkan rasa solidaritas dan perasaan sesama yang lebih besar,” ujar Helliwell.

Metode pemberian peringkat

Mengutip laporan tersebut, Senin (22/3/2021), pengukuran bergantung pada tiga indikator utama, yaitu Life Evaluations, Positive Emotions, dan Negative Emotions.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com