Kompas.com - 23/03/2021, 16:00 WIB

 

Hari Pertama

Museum Konferensi Asia Afrika

Setelah check-in dan istirahat sejenak, kamu bisa coba mampir ke Museum Konferensi Asia Afrika. Museum yang berlokasi di Jalan Asia Afrika Nomor 65, Braga, Kecamatan Sumur Bandung ini berjarak sekitar 15 menit saja dari tempat menginap.

Kamu bisa melihat berbagai koleksi sejarah seputar Konferensi Asia Afrika Tahun 1955. Kamu bisa berkunjung ke sini secara gratis.

Tempat ini buka Selasa – Kamis pukul 08.00 – 16.00 WIB, Jumat pukul 14.00 – 16.00 WIB, Sabtu – Minggu pukul 09.00 – 16.00 WIB dan hari Senin tutup.

Monumen Asia Afrika

Setelah puas melihat-lihat koleksi museum, kamu bisa berjalan-jalan sejenak di sekitar museum. Biasanya ada banyak patung manusia di sana.

Ada yang menjadi robot, super hero, hingga hantu-hantu menyeramkan. Kamu bisa berfoto bersama mereka dengan memberi uang seikhlasnya.

Baca juga: 25 Wisata Hits dan Kekinian di Bandung, Banyak Spot Foto Instagramable

Kamu juga bisa berjalan sedikit ke arah Alun-alun Bandung dan akan menemukan Monumen Asia Afrika yang populer dijadikan latar belakang berfoto.

Jika lelah dan lapar, kamu bisa singgah sejenak di warung-warung yang ada di sekitar sana. Kamu bisa beristirahat sejenak di Starbucks yang terletak di seberang Museum Konferensi Asia Afrika.

Makan siang Bakmi Parahyangan

Buat kamu pencinta olahan mi khas Bandung, kamu bisa coba Bakmi Parahyangan yang sudah berdiri sejak 1975. Kamu bisa mencoba olahan yamin manis atau asin khas Bandung yang sangat populer.

Mi yamin Bandung punya ciri khas disajikan kering dengan taburan ayam atau jamur. Sementara topping lainnya macam baso, pangsit, dan babat disajikan terpisah dalam mangkuk berkuah dengan sayuran.

Harga bakmi di Bakmi Parahyangan berkisar antara Rp 25.000 – Rp 45.000 per porsi tergantung dengan topping yang diinginkan.

Bakmi Parahyangan terletak di Jalan Dalem Kaum Nomor 12, tak jauh dari Alun-alun Bandung. Bisa diakses dengan lima menit berjalan kaki dari Alun-alun Bandung. Tempat ini buka setiap hari pukul 08.00 – 20.00 WIB.

Ilustrasi Alun-alun Bandung. Dok. Shutterstock Ilustrasi Alun-alun Bandung.

Alun-alun Bandung

Area ini cocok dipakai untuk bersantai. Setelah perut kenyang, kamu bisa sekadar duduk-duduk di sana untuk menikmati udara sore kota Bandung yang cenderung sejuk. Jika ingin beribadah, kamu bisa salat di Masjid Raya Bandung yang besar dan bersih.

Jika berjalan sedikit ke arah Jalan Dalem Kaum, di jejeran Bakmi Parahyangan tadi terdapat banyak sekali toko yang menjual aneka barang. Seperti tas, sepatu, baju, dan juga oleh-oleh khas Bandung.

Kamu juga bisa melipir ke King’s Shopping Center. Di sana ada toko-toko pakaian, bioskop, dan tempat makan.

Sudirman Street Food

Menjelang malam, kamu bisa mencari makan di area Sudirman Street Food dan Jalan Cibadak sebelum pulang kembali ke penginapan.

Area ini berlokasi di belakang Alun-alun Bandung, kamu hanya perlu berjalan kaki melewati Jalan Dalem Kaum.

Di sana terdapat banyak sekali warung kaki lima yang menjual makanan dan minuman. Ada penjual olahan seafood, nasi goreng, soto bandung, martabak, pisang keju, baso tahu, wedang ronde, sate, dan masih banyak lagi.

Salah satu tempat populer di sana adalah Kobe Teppanyaki. Tempat makan ini menjadikan sajian chinese dan japanese food dengan porsi yang cukup besar dan harga yang murah. Salah satu favorit adalah steam boat-nya.

Di sana juga ada gerobak yang menjual wedang ronde bernama Ronde Alkateri, cabang dari Ronde Alkateri yang legendaris yang ada di Jalan Alkateri.

Baca juga: 5 Cafe Baru yang Instagramable di Bandung, Apa Saja?

Namun kamu juga harus berhati-hati. Pasalnya, di sini banyak juga penjual makanan non-halal. Kamu haru memperhatikan sajian menu yang mengandung babi dan kodok. Jika tak yakin, lebih baik bertanya dahulu sebelum memesan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Travel Tips
Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Jalan Jalan
5 Tempat Berburu 'Sunrise' Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

5 Tempat Berburu "Sunrise" Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

Jalan Jalan
10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.