Kompas.com - 25/03/2021, 11:22 WIB


KOMPAS.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Sumatera Utara saat ini sedang dalam proses mengembangkan lima obyek wisata unggulan baru yang ada di kawasan tersebut.

“Kita sudah punya obyek-obyek yang sudah masuk di Rencana Induk Pengembangan Objek (RIPO). Itu kurang lebih ada 43 objek,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan ketika dihubungi Kompas.com, Senin (22/3/2021).

Namun di luar itu, Dumosch mengaku masih terus menerus bekerja sama dengan pemerintah desa, komunitas-komunitas masyarakat, hingga Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk mengembangkan objek-objek wisata baru yang potensial untuk dikembangkan.

Baca juga: Foto Bukit Sibea-bea Viral, Kadispar Samosir: Jangan ke Situ Dulu

“Saat ini di luar RIPO tadi ada beberapa obyek yang sudah muncul lagi, kurang lebih ada empat atau lima. Ini yang lagi kita monitor dan fasilitasi. Ada beberapa obyek yang saat ini baru buka dan sedang dikembangkan,” sambung dia.

Kelima obyek wisata baru tersebut di antaranya adalah:

  1. Patung Yesus yang ada di Sibea-bea
  2. Pantai Sigurgur di Kecamatan Simanindo
  3. Desa Wisata Bagot di Desa Parlondut
  4. Bukit Sipatungan di Sitio-tio
  5. Air Terjun Tombak Pangaribuan di Kecamatan Palipi

Pemandangan jalur berliku dk Bukit Sibea-bea yang merupakan kawasan wisata religi Patung Yesus Kristus, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.dok. Anugerah Abdi Lesmana Pemandangan jalur berliku dk Bukit Sibea-bea yang merupakan kawasan wisata religi Patung Yesus Kristus, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

1. Patung Yesus di Sibea-bea

Patung Yesus Kristus setinggi 61 meter merupakan salah satu obyek wisata yang terletak di Bukit Sibea-bea. Kawasan wisata religi tersebut nantinya akan menjadi kawasan yang terintegrasi.

“Jadi kalau mainnya di (kawasan) Salibnya. Di sana juga akan dibangun restoran. Kemudian parkiran yang representatif. Kemudian fasilitas toilet,” terang Dumosch.

Nantinya kawasan tersebut juga diharapkan akan jadi lokasi olahraga masyarakat dan wisatawan.

Jalur menuju kawasan wisata tersebut memang beberapa waktu ini sempat viral. Khususnya jalur berliku sepanjang 2,8 kilometer menuju kawasan wisata religi tersebut yang menghadap langsung ke Danau Toba.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.