Kompas.com - 26/03/2021, 11:17 WIB
Tempat kemah di Tebing Breksi bernama Watu Tapak Camp Hill Jogja, Kabupaten Sleman (dok. Instagram @watutapak). dok. Instagram @watutapakTempat kemah di Tebing Breksi bernama Watu Tapak Camp Hill Jogja, Kabupaten Sleman (dok. Instagram @watutapak).

KOMPAS.com – Salah satu tempat wisata di Kabupaten Sleman, Yogyakarta bernama Watu Tapak Camp Hill Jogja di dalam kawasan wisata Tebing Breksi menawarkan area kemah dengan pemandangan apik.

Mulai dari Kota Yogyakarta, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Candi Prambanan, hingga perbukitan menoreh, semua terlihat dari sana.

Baca juga: Hotel di Jogja Tawarkan Paket Wisata Gowes untuk Gaet Wisatawan

Apabila ingin berwisata dengan nyaman, terdapat beberapa tips yang perlu dicatat sebelum berkunjung ke sana.

“Kalau malam cenderung dingin, kalau siang panas karena tidak ada pepohonan. Kalau ke sini yang jelas pakai jaket,” kata Ketua Pengelola Taman Tebing Breksi Kholiq Widiyanto, Senin (22/3/2021).

Tips wisata di Watu Tapak Camp Hill Jogja

Selain itu, apa saja tips lain yang perlu diketahui? Berikut Kompas.com rangkum:

1. Pakai alas kaki yang empuk

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kholiq mengatakan bahwa area Watu Tapak dan Tebing Breksi cenderung berbatu. Supaya wisatawan merasa nyaman saat berada di sana, alas kaki dengan sol empuk direkomendasikan.

Baca juga: Itinerary Seharian Wisata di Jogja Bersama Anak, Main ke Taman Pelangi

“Untuk alas kaki, sepatu atau sendal, pakai yang empuk. Area ini kebanyakan bebatuan, kalau pake alas kaki yang keras licin,” tutur dia.

2. Bawa selimut

Apabila ingin berkemah di tenda atau camper van, wisatawan wajib membawa selimut agar tidak kedinginan saat berada di Watu Tapak.

3. Bawa jaket

Untuk menghindari udara dingin pada malam hari dan udara panas pada siang hari, Kholiq menganjurkan agar wisatawan membawa atau memakai jaket saat berkunjung ke sana.

“Kalau ada pengunjung, saya beri tahu jam 08.00 WIB kalau tidak mendung itu panas,” ujar Kholiq.

4. Pasangan belum sah dilarang satu tenda

Sebanyak sekitar 100 tenda doom dengan kapasitas empat orang dalam satu tenda dapat didirikan di Watu Tapak.

Tempat kemah di Tebing Breksi bernama Watu Tapak Camp Hill Jogja, Kabupaten Sleman (dok. Instagram @watutapak).dok. Instagram @watutapak Tempat kemah di Tebing Breksi bernama Watu Tapak Camp Hill Jogja, Kabupaten Sleman (dok. Instagram @watutapak).

Kendati demikian, pasangan laki-laki dan perempuan yang belum sah dilarang berada dalam satu tenda.

5. Jaga sopan santun

Kholiq mengatakan bahwa wisatawan yang berkunjung ke Watu Tapak atau Tebing Breksi, baik untuk berfoto-foto atau menginap, wajib menjaga sopan santun.

“Yang jelas jangan bicara sembarangan karena kalau orang Jawa bilang, masih di hutan ada dunia lain,” jelas dia.

6. Jangan berisik di atas jam 12 malam

Pihak Watu Tapak Camp Hill Jogja mengizinkan wisatawan untuk menyalakan musik atau bernyanyi sesuka hati. Namun, kegiatan hanya boleh sampai pukul 24.00 WIB.

7. Boleh bawa makanan

Meski Watu Tapak memiliki restoran yang menghidangkan santapan khas Jawa dengan harga terjangkau, pengunjung tidak dilarang untuk membawa makanan dari luar.

Baca juga: Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

“Malau makanan sendiri boleh dibawa. Kalau mau barbeku, sediakan panggangannya saja kami siap,” kata Kholiq.

8. Sesuaikan pakaian untuk wisata jeep atau keliling naik mobil

Pihak penginapan dan tempat wisata menyediakan paket wisata jeep dan penyewaan mobil lepas kunci bagi pengunjung yang ingin berwisata.

Apabila ingin memanfaatkannya, kamu bisa menggunakan pakaian dan alas kaki yang disesuaikan dengan tempat wisata yang hendak dikunjungi.

Watu Tapak Camp Hill Jogja berlokasi di area Tebing Breksi—tepatnya di Jalan Desa Lengkong, RT 02/RW 17, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Harga tiket masuk Watu Tapak Camp Hill Jogja

Harga tiket masuk bagi yang tidak ingin kemah adalah Rp 10.000 per orang. Adapun, tiket tersebut merupakan tiket untuk memasuki kawasan Tebing Breksi.

Bagi yang ingin kemah dengan peralatan sendiri, mereka dapat membayar Rp 35.000 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk parkir dan tiket masuk Tebing Breksi.

Sementara untuk paket berkemah, harga mulai dari Rp 260.000 untuk empat orang termasuk perlengkapan kemah. Apabila hanya ingin menyewa tenda, harga mulai dari Rp 65.000.

Namun, jika kamu sudah terbiasa bermalam di tenda dan ingin coba sensasi bermalam yang berbeda, kamu bisa pilih paket menginap di camper van.

Baca juga: Itinerary Wisata Sekitar Tebing Breksi Jogja, Seharian Puas Lihat Pemandangan

Pihak Watu Tapak menyediakan camper van yang dapat digunakan oleh lima orang dengan posisi bermalam tiga orang di dalam kabin dan dua orang di tenda atau sebaliknya.

“Itu sudah ada kitchen set, bisa untuk bikin mi, masak bisa. Bisa juga bawa camper van sendiri. Kalau bawa sendiri, parkir Rp 80.000 per malam per mobil,” tutur dia.

Selain biaya parkir camper van, pengunjung yang membawa camper van sendiri juga perlu membayar biaya sebesar Rp 35.000 untuk sewa lahan.

Selain kemah di tenda atau camper van, wisatawan juga bisa menginap di homestay yang memiliki tiga Couple Room dan satu Family Room. Harga mulai dari Rp 500.000.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fasilitas di Curug Cikuluwung Bogor, Ada Jaringan WiFi dan Area Kemah

Fasilitas di Curug Cikuluwung Bogor, Ada Jaringan WiFi dan Area Kemah

Jalan Jalan
Curug Cikuluwung, Wisata Dua Air Terjun di Bogor

Curug Cikuluwung, Wisata Dua Air Terjun di Bogor

Jalan Jalan
4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

Travel Tips
Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Jalan Jalan
Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Travel Update
Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Travel Update
Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Travel Update
Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

BrandzView
Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Travel Update
Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Travel Update
Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Travel Update
KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

Travel Update
Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Jalan Jalan
Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Travel Tips

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.