Kompas.com - 26/03/2021, 13:01 WIB

KOMPAS.com – Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah punya satu aktivitas wisata petualangan yang memacu adrenalin.

Wisatawan bisa mencoba mengendarai motor trail mengelilingi kawasan Kecamatan Borobudur dan sekitarnya. Melalui jalur ekstrem, mengunjungi destinasi wisata, wisata edukasi, hingga susur sungai purba.

Explore Borobudur adalah salah satu komunitas yang menyediakan aktivitas tersebut sejak awal tahun 2020 silam.

Baca juga: Wisata Keliling Borobudur Pakai Jeep, Kunjungi Tempat Wisata dan UMKM Desa

Sebelum mencoba aktivitas wisata yang satu ini, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk membuat pengalaman wisatamu semakin menyenangkan.

Berikut ini tips mencoba aktivitas wisata motor trail dari pengelola Explore Borobudur bernama Putra, seperti dirangkum Kompas.com:

1. Harus berani

Menurut Putra, syarat pertama adalah harus memiliki keberanian dalam diri. Pasalnya, wisata dengan motor trail tidaklah ringan. Kamu akan dituntut secara fisik dan tentu saja memacu adrenalin.

Kondisi jalan yang ekstrem, motor yang berukuran besar dan juga menggunakan kopling pasti akan menyulitkan mereka yang tidak terbiasa. Pastikan kamu berani dan siap untuk menanggung risiko selama perjalanan.

Wisata motor trail juga pasti akan membuat tubuh kamu kotor karena melewati jalur yang masih berupa tanah. Apalagi jika habis hujan, pasti jalanan lebih becek dan kotor. Pastikan kamu benar-benar berani bermain di alam dengan risiko baju kotor.

2. Harus bisa bawa motor

Selanjutnya, tentu saja kamu harus bisa membawa motor. Sistem penyewaan motor trail dari Explore Borobudur adalah lepas kunci. Artinya, kamu akan mengendarai motor trail sendirian.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mencoba wisata motor trail di BorobudurDok. Explore Borobudur Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mencoba wisata motor trail di Borobudur

Pastikan kamu sudah terbiasa mengendarai motor dengan ukuran yang besar dan menggunakan kopling.

3. Uji coba 15 menit

Explore Borobudur memberikan waktu sekitar 15 menit untuk wisatawan mencoba lebih dulu mengendarai motor trail sebelum memulai perjalanan agar wisatawan bisa merasa familiar mengendarai motor trail. Manfaatkan kesempatan tersebut agar terbiasa.

Baca juga: 5 Kegiatan Wisata Menarik di Omah Cantrik Kulon Progo, Apa Saja?

“Misal dia sudah oke atau bisa, kita lanjut. Tapi kalau dia tanya ada yang biasa aja, matic atau gimana ya kita enggak ada. Tetap kita istilahnya ada 15 menit itu untuk mereka belajar dan menyesuaikan di motornya,” terang Putra pada Kompas.com, Senin (22/3/2021).

4. Jika tidak bisa bawa motor

Tak perlu khawatir jika memang tak bisa membawa motor. Kamu tetap bisa mengikuti aktivitas wisata ini tanpa harus membawa motor sendiri.

Pengelola juga mengizinkan kamu untuk dibonceng oleh leader rombongan yang disediakan pengelola atau anggota rombongan lainnya.

5. Pakai pakaian yang nyaman dan menyerap keringat

Untuk wisata trail, pihak Explore Borobudur biasanya menyediakan penyewaan jersey khusus naik motor.

“Tapi kita kan ukurannya enggak sama atau gimana, biasanya mereka ya pakai lengan panjang dan celana panjang yang menyerap keringat,” tutur Putra.

Wisata motor trail di BorobudurDok. Explore Borobudur Wisata motor trail di Borobudur

Hal tersebut penting karena kamu akan mengendari motor di alam terbuka. Ada kemungkinan kamu akan tergores ranting pohon yang tajam, atau bahkan terjatuh dari motor. Dengan pakaian berlengan panjang, kamu bisa meminimalkan luka-luka pada tubuh.

Aktivitas naik motor trail biasanya akan menyebabkan tubuhmu banyak bergerak dan mengeluarkan keringat yang cukup banyak. Pakaian yang menyerap keringat akan membantumu tetap merasa nyaman.

6. Pakai sunblock

Karena aktivitas ini akan membuatmu berada di bawah sinar matahari dalam waktu yang lama, ada baiknya kamu menggunakan sunblock untuk melindungi kulit. Khususnya kamu yang berkulit sensitif dan mudah terbakar.

7. Bawa baju ganti

Agar lebih nyaman, kamu juga bisa membawa baju ganti. Selepas bermain, kamu bisa berganti pakaian bersih sebelum pulang kembali ke hotel atau penginapan.

8. Reschedule jika cuaca buruk

“Kalau trail sama jeep mau hujan atau enggak kita tetap lanjut. Kecuali hujan besar, badai, dan sungai itu banjir,” kata Putra.

Maka dari itu, jika cuaca sudah sangat buruk atau sudah ada peringatan dari pengelola soal cuaca buruk, sebaiknya kamu melakukan reschedule saja agar tidak membahayakan diri sendiri.

Baca juga: 8 Tips Naik Jeep Wisata Jelajah Indahnya Kawasan Borobudur

“Misalnya kita susur sungai dengan ke Candi Borobudur, tapi di atas bukit sudah hujan badai, kita enggak berani masuk. Soalnya mengantisipasi banjir,” sambung dia.

9. Taat protokol kesehatan

Terakhir adalah tentu saja menaati protokol kesehatan yang berlaku. Wajib menggunakan masker saat mengendarai motor, jangan lupa mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer secara teratur, khususnya setelah pulang dari tempat wisata.

Untuk informasi lebih lanjut serta pemesanan, kamu bisa menghubungi Candra di nomor kontak +6285640398025.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.