Kompas.com - 26/03/2021, 20:08 WIB
Pemandian hijaber yang baru diresmikan sebagai wahana baru di wisata Setigi, yang berada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPemandian hijaber yang baru diresmikan sebagai wahana baru di wisata Setigi, yang berada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Guna menarik minat dan perhatian calon pengunjung, kompleks wisata Setigi (Selo, Tirto, Giri) yang berada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, terus berbenah.

Terbaru, pengurus serta pengelola wisata menambahkan wahana baru yang diberi nama Pemandian Hijaber.

Di bawah pahatan bekas tambang kapur, kolam hijaber dibuat dengan menampilkan pemandangan eksotik. Pihak pengelola pun menyediakan baju khusus model jarik dengan dipadu hijab bagi para pengunjung yang ingin berenang, tetapi tidak membawa pakaian.

Baca juga: Uniknya Wisata Setigi di Gresik, Bukit Kapur yang Instagramable

Kepala Desa Sekapuk yang juga inisiator wisata Setigi Abdul Halim mengatakan, pemandian hijaber sengaja di-launching menjelang Bulan Ramadhan dengan hanya pengunjung berhijab yang diperbolehkan menikmati wahana baru ini.

"Apalagi ini baru satu-satunya di Indonesia, pemandian khusus perempuan berhijab. Satu jam hanya dibatasi beberapa pengunjung saja," ujar dia kepada awak media di sela agenda launching, Senin (22/3/2021).

Dibangun di gua bekas tambang kapur

Pemandian Hijaber dibangun di dalam gua bekas tambang kapur yang dipadu lampu berwarna-warni. Tempat ini sekaligus melengkapi pemandian sebelumnya, Kolam Banyu Gentong yang sudah lebih dulu diresmikan dan bisa dinikmati para pengunjung.

Untuk bisa menikmati wahana baru Pemandian Hijaber, pengunjung diharuskan merogoh kocek sebesar Rp10.000.

 

Dengan setiap jam, pengunjung hanya dibatasi beberapa orang saja. Adapun launching kolam juga dihadiri oleh Dirut BUMDes Sekapuk Asjudi dan manajer wisata Setigi Umar Efendi.

"Selain itu, keberadaan wahana baru di wisata Setigi ini juga merupakan ikhtiar dari Pemdes dan BUMDes Sekapuk untuk terus bangkit dari pandemi agar roda perekonomian di desa kami tidak terpuruk," ucap dia.

Salah satu pengunjung pemandian hijaber Sekar Dwi Cahyani mengaku, cukup senang dengan apa yang disediakan oleh pihak pengelola wisata Setigi dalam pemandian hijaber. Sebuah sensasi yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

Baca juga: Melihat Indahnya Setigi Gresik, Istana Batu Kapur Perpaduan Honai Papua

"Pengunjung bisa menikmati kolam bernuansa alami sisa eksplorasi batu kapur, dan bermain air tanpa harus melepas hijab," kata Sekar.

Wisata Setigi memang menawarkan konsep perpaduan keindahan alam dengan bangunan wisata, plus spot foto instagramable. Berasal dari singkatan Selo yang berarti batu, Tirto berarti air, dan Giri memiliki arti bukit.

Bahkan wisata ini sempat mengundang kekaguman dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang sempat menyebut konsep wisata Setigi sebagai out of the box alias tidak umum.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X