Kompas.com - 27/03/2021, 16:31 WIB
Tempat wisata bernama Desa Wisata Sukarara di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (dok. GoMandalika.com | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lombok Tengah) dok. GoMandalika.com | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lombok TengahTempat wisata bernama Desa Wisata Sukarara di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (dok. GoMandalika.com | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lombok Tengah)

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Moh Faozal mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB memiliki rencana untuk mengembangkan 99 desa wisata hingga 2023.

Adapun, pengembangan tersebut telah dilakukan secara bertahap sejak 2019 dengan target jumlah desa wisata yang berbeda-beda setiap tahunnya.

“Totalnya 2019 ada 23 desa, 2020 ada 19 desa, tahun ini ada 16 desa. Kita kerjakan secara konsisten untuk memastikan bahwa janji Gubernur untuk desa wisata benar-benar berjalan di NTB,” ungkap dia.

Baca juga: 6 Hal Unik dan Hanya Ada di Desa Sade Lombok

Hal tersebut Faozal sampaikan dalam acara bincang virtual Karya Kreatif Indonesia bertajuk “Talkshow Desa Wisata 'Ikon Andalan Baru Wonderful Indonesia'”, Rabu (24/3/2021).

Dia melanjutkan bahwa untuk pengembangan pada 2022-2023, masing-masing jumlah desa yang akan dikembangkan menjadi desa wisata rencananya adalah 20 dan 21 desa.

Berdasarkan informasi dalam situs resmi Pemprov NTB, pengembangan desa wisata dilakukan di sepuluh daerah, yakni Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Selanjutnya Kota Bima, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Utara.

Baca juga: 3 Desa Wisata di Lombok Tengah Sudah Sertifikasi CHSE

Adapun, beberapa desa wisata yang dikembangkan dalam kurun waktu 2019-2023 adalah Labuhan Kenanga, Doropeti, Sekongkang Atas, Ule, Lenangguar, Gili Gede Indah, Aik Berik, Sembalun Lawang, Karang Pule, dan Karang Bajo.

“Sudah kita atur di NTB ini status desa ada yang rintisan, berkembang, kemudian mandiri, dan maju. Ini tahapan-tahapan perkembangan dari desa wisata kita,” ujar Faozal.

Desa wisata tawarkan keaslian desa

Dalam mengembangkan desa wisata, Faozal mengatakan bahwa pihaknya berprinsip untuk memfokuskan pengembangan pada keaslian yang dimiliki desa.

Tempat wisata bernama Desa Wisata Sasak Ende di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (SHUTTERSTOCK/Julius Bramanto).SHUTTERSTOCK/Julius Bramanto Tempat wisata bernama Desa Wisata Sasak Ende di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (SHUTTERSTOCK/Julius Bramanto).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X