Kompas.com - 28/03/2021, 12:01 WIB
Tempat wisata bernama Bukit Holbung di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (dok. Facebook Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir). dok. Facebook Dinas Pariwisata Kabupaten SamosirTempat wisata bernama Bukit Holbung di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (dok. Facebook Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir).


KOMPAS.com – Kabupaten Samosir, Sumatera Utara memiliki sekitar 47 desa wisata yang sedang dikembangkan.

“Memang dari semua desa wisata ini belum 100 persen bisa berjalan ya established bagus gitu. Masih banyak yang dalam proses,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan saat dihubungi Kompas.com, Senin (22/3/2021).

Sebagian besar desa wisata tersebut kini masih dalam tahap rintisan, walaupun beberapa memang sudah ada yang masuk dalam kategori Desa Wisata Mandiri.

Salah satunya adalah Desa Wisata Bagot di Parlondutan yang menawarkan aktivitas wisata kuliner mencicipi nira atau tuak khas Samosir.

Bukan lagi hit and run

Menurut Dumosch, pihaknya saat ini berusaha untuk benar-benar konsisten mengembangkan desa-desa wisata tersebut.

“Kita sistemnya enggak hit and run. Kalau dulu kan teman-teman di sini setelah ditetapkan jadi desa wisata, setelah ditetapkan enggak ada follow up,” terang Dumosch.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mulai pertengahan tahun 2020 kemarin, Dumosch menegaskan pihaknya akan lebih fokus dan konsisten.

Baca juga: 4 Wisata Samosir, Sumatera Utara, Puas Nikmati Indahnya Danau Toba

Setelah sebuah desa ditetapkan jadi desa wisata, Dispar Kabupaten Samosir akan memastikan adanya minimal satu program atau kegiatan yang dilakukan secara rutin di desa tersebut agar makin berkembang.

Terkait hal itu, Dumosch juga akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves).

Kedua kementerian ini, lanjut Dumosch, diketahui sedang melaksanakan program pendataan desa-desa wisata sekaligus mengadakan pengembangan terkait SDM dan infrastruktur desa. Program tersebut sudah mulai berjalan sejak bulan Maret 2021 ini.

Hamparan sawah di Desa Bonan Dolok, Samosir, Sumatera Utara.Tribun Medan Hamparan sawah di Desa Bonan Dolok, Samosir, Sumatera Utara.

"Ditargetkan sih tahun ini harus ada program dari Kemenparekraf di objek karena itu sudah jadi prioritas di kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Danau Toba," imbuh Dumosch.

Salah satu desa wisata yang saat ini sudah masuk dalam kategori pengembangan oleh Kemenparekraf dan Kemenkomarves adalah Desa Hariara Pohan yang memiliki wisata Bukit Holbung.

“Kita harapkan akan ada kebijakan khusus di sana, contohnya pengembangan atau pembangunan toilet premium, sehingga layak. Sekarang ini kan toiletnya masih darurat,” imbuh Dumosch.

Kendala tempat wisata belum terintegrasi

Selain itu, masih ada pula beberapa kendala terkait belum adanya integrasi antara tempat wisata dengan pihak desa-desa wisata, termasuk pemerintah desa dan komunitas seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Objek yang ada sekarang itu, contohnya Pantai Sigurgur. Dia sudah mandiri tapi dia mengembangkan dirinya sendiri, belum terintegrasi dengan penduduk setempat, komunitas-komunitas yang ada di desa setempat,” jelas Dumosch.

Padahal, Dumosch melanjutkan, harapan dari berkembangnya tempat wisata adalah bisa juga memberi manfaat pada masyarakat sekitar. Bukan hanya pengelola atau pemilik tempat wisata.

Baca juga: Masih Zona Hijau, Wisata Samosir Tetap Lakukan Protokol Kesehatan Ketat

Menurut Dumosch, hingga kini masih banyak tempat wisata yang masih dikelola perorangan. Meski begitu, ada beberapa tempat wisata yang sudah dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) atau Pokdarwis.

“Ini yang sedang kita back up terus supaya mereka bisa mengembangkan. Karena mereka juga pasti punya keterbatasan. Kalau misalnya ada program atau kebijakan dari kementerian lembaga, kita juga pasti arahkan mereka ke titik itu,” sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.