Kompas.com - 28/03/2021, 16:14 WIB

“Kedua, orang datang ke situ masih ada nagih. Kalau sudah dua gelas, masih minta lagi. Itu jadi kendala juga,” terang Dumosch.

Namun setelah melalui proses edukasi dan sosialisasi bahwa bagot yang disajikan di sana bukan untuk dikonsumsi hingga mabuk, perlahan wisatawan pun mengerti.

Selanjutnya, adalah kendala dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dumosch menyebut bahwa masyarakat di sana, khususnya para anggota Pokdarwis, masih harus mendapatkan pelatihan, khususnya dalam bidang kuliner.

“Supaya mereka bisa mengembangkan, di samping tuak, mereka juga bisa mengembangkan atau membuat satu produk yang menarik untuk wisatawan,” imbuh Dumosch.

Baca juga: 244 Desa Wisata di 5 Destinasi Super Prioritas Bisa Jadi Tujuan Wisman Long Term Visa

Bahkan kalau bisa pelatihan tersebut bergerak di bidang selain kuliner. Misalnya, di bidang seni kerajinan.

Saat ini pihak Dispar Kabupaten Samosir sedang beusaha untuk menjalin kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk bisa mengadakan pelatihan di desa ini untuk para pelaku ekonomi kreatif.

“Jadi di tempat itu justru nanti banyak produk ekonomi kreatif yang bisa dibeli oleh pengunjung, bukan hanya tuaknya aja,” pungkas Dumosch.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.