Kompas.com - 29/03/2021, 13:01 WIB
Ilustrasi coklat Swiss (SHUTTERSTOCK/barmalini). SHUTTERSTOCK/barmaliniIlustrasi coklat Swiss (SHUTTERSTOCK/barmalini).

Selanjutnya, rasa dan tekstur cokelat Swiss yang unik juga berasal dari conching ekstra yang dilakukan pada sebagian besar produk. Menurut informasi dalam Rouxbe.com, conching adalah proses yang ditemukan Rodolphe Lindt, seorang pembuat cokelat di Swiss.

Dalam conching, campuran cokelat dimasukkan dalam roller-grinder yang menggerakkan dan mengangin-anginkan cokelat selama tiga hari.

Selama proses conching, campuran cokelat akan dipanaskan dan dicairkan. Guna menyempurnakan campuran cokelat, Lindt bereksperimen dengan menambah mentega kakao.

Eksperimen Lindt yang sukses membuatnya memproduksi sebuah mesin khusus bernama conch. Adapun pemberian nama disematkan lantaran mesin berbentuk, seperti cangkang, panjang, dan tipis.

Baca juga: 5 Tips Liburan ke Swiss, Tak Perlu Bawa Banyak Baju Tebal

Proses conching merupakan bagian penting dalam proses pembuatan cokelat. Sebab, teknik tersebut mencakup pengadukan dan pencampuran cokelat untuk jangka waktu yang lama.

Dalam proses tersebut, terdapat banyak jenis conching. Jangka waktu yang dibutuhkan pun beragam. Misalnya hanya beberapa jam, atau hingga delapan hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada faktor alam?

Jika biji kakao, susu, dan teknik pemrosesan cokelat mudah ditiru, terdapat satu hal yang mungkin sulit untuk ditiru pembuat cokelat dari negara lain, yaitu udara.

Sebab, udara Swiss yang kering dan tidak berpolusi memiliki peran dalam proses produksi, sehingga cokelat yang dihasilkan berkualitas.

Ilustrasi coklat Swiss (SHUTTERSTOCK/White Smoke).SHUTTERSTOCK/White Smoke Ilustrasi coklat Swiss (SHUTTERSTOCK/White Smoke).

Hal ini karena udara Swiss tidak menambahkan kelembapan ekstra pada campuran cokelat saat sedang dalam proses conch. Alhasil, rasa yang diberikan lebih kaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.