Kompas.com - 02/04/2021, 20:31 WIB
lokasi Live In di Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul Dokumentasi Pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran lokasi Live In di Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul

GUNUNGKIDUL ,KOMPAS.com - Sejak beberapa bulan terakhir akibat pandemi covid-19, kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta, tertutup untuk live in.

Namun sejak beberapa hari terakhir, pengelola akhirnya memutuskan membuka lagi program live in. Bedanya, menginap tidak di rumah penduduk, tetapi menempati dome di sekitar Gunung Api Purba Nglanggeran.

Bidang Pemasaran Pokdarwis Gunung Api Purba Nglanggeran Heru Purwanto mengatakan bahwa sejak Maret 2021, pihak pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran sudah membuka bagi rombongan yang ingin live in bersama masyarakat.

Baca juga: Itinerary Wisata Seharian di Nglanggeran Yogyakarta, Bisa Bajak Sawah

 

Namun demikian, ada perbedaan dibanding live in yang sebelum pandemi. Sebab, untuk live in saat ini menggunakan tenda kecil.

Namun jangan takut, jika musim penghujan seperti saat ini tenda kecil atau dome diletakkan di balai, sehingga aman dan tidak terkena air hujan

"Live in sudah dibuka sejak Maret. Tetapi menginap di dome, tidak di homestay karena kita belum siap," kata Heru saat dihubungi Kompas.com Jumat (2/4/2021)

Ketentuan live in di Nglanggeran

Untuk bisa live in di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, memang ada syarat minimal 40 orang. Namun pengelola tak menutup bagi rombongan kecil, misalnya lima orang, tetapi dengan biaya memang lebih murah bagi rombongan besar.

Misalnya untuk rombongan besar atau minimal 40 orang, untuk live in 40 orang, menginap dua hari satu malam dikenakan biaya Rp 450.000 perorang, tetapi biaya itu bisa dikurangi tergantung fasilitas yang akan diambil.

Lokasi Live In di Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, GunungkidulDokumentasi Pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran Lokasi Live In di Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul

Untuk wisatawan yang live in, mereka bisa belajar mengenai perkebunan kakao dan olahannya, juga peternakan kambing milik masyarakat.

Mereka juga bisa belajar mengenai budaya Jawa, seperti tradisi kenduri, pakaian adat jawa, hingga belajar gamelan. Bagi pengunjung yang akan mengikuti live in harus melampirkan syarat minimal rapid tes.

Pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung, seperti wajib pakai masker, dan jaga jarak.

Baca juga: Puas Jelajah Nglanggeran, Saatnya Beli Topeng dan Santap Ingkung Ayam

 

Adapun, Gunung Api Purba Nglanggeran terletak di Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk atau sekitar 40 menit dari Yogyakarta. Pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran beberapa kali menyabet penghargaan nasional dan internasional.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Jalan Jalan
Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Jalan Jalan
Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Travel Update
Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Travel Update
5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

Jalan Jalan
Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Travel Update
Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Travel Update
Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Travel Update
Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X