Kompas.com - 05/04/2021, 11:11 WIB
Danau Aek Natonang di Samosir Dok. Instagram @disparkabsamosirDanau Aek Natonang di Samosir

Hari Ketiga

1. Danau Aek Natonang

“Ada yang sedang kita kelola sekarang namanya Danau Aek Natonang. Ini danau di atas danau. Dia dekat dari Tomok aksesibilitasnya. Biasanya orang menyeberang dari Prapat ke Tomok, dari Tomok ke obyek itu enggak terlalu makan waktu lama lah,” tutur Dumosch.

Danau Aek Natonang disebut sebagai danau di atas danau karena terletak di Pulau Samosir yang terletak “di atas” Danau Toba.

Baca juga: Mau Liburan ke Samosir? Ini Panduan Jalur Masuk dan Kendaraan ke Sana

Danau ini terletak di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan memiliki air yang relatif tenang. Di sekitarnya juga terdapat padang rumput serta tanaman bunga-bunga yang cantik.

Danau Aek Natonang bisa ditempuh dalam waktu sekitar dua jam dari Desa Wisata Bagot, Parlondut.

2. Pasar Tomok

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kawasan yang sering dijadikan tempat wisata belanja di Samosir adalah kawasan Tomok. Di sana, terdapat Pasar Suvenir Tomok yang terkenal menjual aneka suvenir khas Batak Toba untuk dijadikan oleh-oleh.

Pasar ini terletak sekitar 15 km dari Danau Aek Natonang, bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit saja. Pasar ini buka setiap hari pukul 08.00–18.00 WIB.

Pasar Suvenir Tomok, di Samosir sebagai pusat oleh-oleh khas SamosirTOBA Art Pasar Suvenir Tomok, di Samosir sebagai pusat oleh-oleh khas Samosir

Kamu bisa menemukan beragam suvenir khas Toba di sana, seperti kain tenun tradisional khas Batak, hiasan dinding, tas, kalung, gelang, ukiran kayu, hingga miniatur rumah adat yang dihiasi motif gorga khas Batak.

Harganya relatif terjangkau mulai dari Rp 5.000 untuk suvenir kecil, hingga mulai dari Rp 50.000 untuk tas atau barang-barang lainnya. Kamu juga masih bisa menawar harga yang ditetapkan penjual.

3. Batu Kursi Raja Siallagan

Tempat ini sudah banyak dikenal wisatawan. Jaraknya tak jauh dari Pasar Tomok, hanya sekitar enam km saja dan bisa ditempuh dalam waktu 12 menit.

Situs Batu Kursi Raja Siallagan terletak di desa tradisional Siallagan dan masih mempertahankan keasliannya.

Foto dirilis Jumat (5/3/2021), memperlihatkan suasana pemugaran kawasan Huta Siallagan, Ambarita, Simanindo, Samosir, Sumatera Utara. Pemerintah Indonesia saat ini tengah menyiapkan Danau Toba di Sumatera Utara sebagai lokasi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) untuk menggantikan Pulau Bali.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Foto dirilis Jumat (5/3/2021), memperlihatkan suasana pemugaran kawasan Huta Siallagan, Ambarita, Simanindo, Samosir, Sumatera Utara. Pemerintah Indonesia saat ini tengah menyiapkan Danau Toba di Sumatera Utara sebagai lokasi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) untuk menggantikan Pulau Bali.

Kamu akan menemukan kompleks batu yang menyerupai tempat persidangan dan eksekusi tahanan perang dengan dinding-dinding batu kuno yang mengelilingi desa.

Perkampungan ini memiliki meja dan kursi batu, tempat persidangan dan eksekusi, patung batu, sarkofagus, dan perumahan tradisional yang menakjubkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X