Kompas.com - 06/04/2021, 13:01 WIB

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno menjelaskan, rencana pembukaan travel corridor arrangement (TCA) Singapura-Indonesia di Bintan dan Batam terus difinalisasi.

“Baru saja saya dengan ibu Menlu (Retno Marsudi) memberikan beberapa koordinasi dan sinkronisasi bagaimana mekanisme penerimaan wisman (wisatawan mancanegara) sejak dari Terminal Tanah Merah,” kata dia dalam Weekly Press Briefing virtual pada Senin (5/4/2021).

Baca juga: Persiapan Indonesia Terima Turis Asing Juli 2021, Zona Hijau hingga Travel Corridor

Tidak hanya itu, beberapa waktu lalu, Sandiaga sempat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan untuk membahas rencana pembukaan TCA Singapura-Indonesia.

Adapun, pembahasan mencakup peningkatan tracing, testing, dan treatment atau 3T serta undangan Balakrishnan kepada Sandiaga untuk berkunjung ke Singapura.

“Saya diundang pak Menlu Singapura, sekarang dipersiapkan kunjungan untuk coba sendiri bagaimana flow dan coba alur dan jalur penyeberangan Tanah Merah ke Nongsa dan Lagoi, dan sebaliknya,” jelas Sandiaga.

Baca juga: Kolam Renang di Bintan, Kepulauan Riau Ini Luasnya Setara 50 Kolam Renang Olimpiade

Dalam penerapan koridor perjalanan antara Indonesia dan Singapura, Sandiaga mengatakan bahwa hal tersebut bukan hanya koordinasi antara Kemenparekraf dan Kementerian Luar Negeri, namun juga dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait lainnya.

“Kami beri penekanan, Nongsa dan Lagoi harus jadi zona hijau. Jangan sampai kita ambil risiko. Kita harap ini kita tunjukkan, sebelum keputusan diambil, bahwa Nongsa dan Lagoi betul-betul aman,” tegas dia.

Finalisasi konsep travel corridor

Sebelumnya, menurut Kompas.com, Sabtu (20/3/2021), Nongsa Point di Batam dan Lagoi di Bintan akan dijadikan zona travel corridor di Kepulauan Riau.

Adapun, hal tersebut membuat pariwisata pada kedua area tersebut akan dibuka lagi bagi wisman pada April 2021.

Ilustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura.SHUTTERSTOCK Ilustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura.

Pembukaan ini merupakan bentuk finalisasi kebijakan terkait pelaksanaan travel corridor yang tengah dikebut pemerintah saat ini.

Baca juga: Desa Wisata Anculai di Bintan, Salah Satu Desa Wisata Terbaik di Indonesia

“Saat ini masih dalam pembahasan. Yang diajukan adalah bagaimana Safe Travel Corridor ini bisa menghadirkan rasa aman. Karena krisis kesehatan, dari sisi keselamatan, keamanan yang harus diutamakan,” ujar Sandiaga pada saat itu.

Kendati demikian, pemberitaan tersebut tidak menuliskan apakah koridor perjalanan di Kepulauan Riau dimaksudkan bagi wisman dari Singapura atau tidak.

Selain koridor perjalanan ke Nongsa Point dan Lagoi, Bali khususnya Nusa Dua, Sanur, dan Ubud juga akan menjadi zona travel corridor yang rencanannya akan dibuka pada Juni-Juli 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.