Kompas.com - 07/04/2021, 10:31 WIB
Ilustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic). SHUTTERSTOCK/Aleksandar TodorovicIlustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic).

KOMPAS.com - Pemerintah Thailand mengumumkan akan menyambut kembali wisatawan asing pada Juli 2021. Syaratnya, pengunjung harus divaksinasi dan menjalankan karantina terlebih dahulu saat tiba.

Sebelumnya, pemerintah Thailand memang sudah mempersingkat masa karantina, dari yang semula 14 hari menjadi 10 hari.

Namun, kini negara tersebut kembali mengeluarkan kebijakan baru yaitu, bagi para wisatawan yang sudah divaksin dengan dosis penuh, mereka hanya akan menjalani karantina selama tujuh hari saat tiba di Thailand.

Baca juga: Thailand Potong Periode Karantina untuk Kedatangan Asing

Mengutip dari Traveldailymedia.com, kebijakan baru itu dimulai pada tanggal 1 April, sebagai bagian dari aturan pembukaan kembali negara tersebut.

Aturan berkunjung ke Thailand

Berikut lima hal yang perlu kamu ketahui tentang aturan karantina yang dipersingkat menjadi tujuh hari:

 

1. Wisatawan harus menerima vaksin setidaknya 14 hari sebelum kedatangan mereka di Thailand. Karantina tujuh hari hanya akan berlaku untuk wisatawan yang menerima vaksin sebagai  berikut:

 

  • Vaksin ARS-CoV-2 (CoronaVac) oleh Sinovac (diperlukan 2 dosis)
  • AZD1222 oleh AstraZeneca/Oxford (diperlukan 2 dosis)
  • AZD1222 oleh SK BIOSCIENCE-AstraZeneca/Oxford (diperlukan 2 dosis)
  • BNT162b2/CORMIRNATY - Tozinameran (INN) oleh Pfizer / BioNTech (diperlukan 2 dosis)
  • Covishield (ChAdOx1_nCoV19) oleh Serum Institute of India (diperlukan 2 dosis)
  • COV2. Oleh Janssen Pharmaceutical Companies of Johnson & Johnson (diperlukan 1 dosis)
  • mRNA-1273 oleh Moderna (diperlukan 2 dosis)

2. Periode karantina selama 14 hari yang telah ditetapkan saat ini, akan tetap berlaku bagi wisatawan dari negara yang terkena wabah virus Covid-19.

3. Saat mengajukan sertifikat izin masuk, pengunjung masih harus memesan dan membayar hotel karantina untuk 11 malam, karena verifikasi vaksinasi baru dilakukan pada saat kedatangan.

Baca juga: Kini Thailand Izinkan Seluruh Turis Asing Ajukan Visa Turis Spesial

4. Verifikasi sertifikat vaksinasi akan dilakukan di bandara oleh pihak imigrasi dan dokter dari Kementerian Kesehatan Masyarakat. Mereka akan memutuskan apakah pengunjung akan menjalani tujuh hari atau 10 hari di karantina.

Jika wisatawan hanya akan menghabiskan tujuh hari di karantina, maka hotel akan mengembalikan uang yang telah dibayarkan untuk tiga hari sisanya.

5. Baik orang asing yang masuk mapun orang Thailand yang kembali ke negara itu akan diuji sekali, setelah kedatangan, dilanjutkan pada hari ke lima dan enam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Jalan Jalan
Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X