Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/04/2021, 12:50 WIB
|

KOMPAS.com – Tak hanya memiliki pesona alam, Indonesia juga menyimpan ragam budaya mengagumkan. Salah satunya adalah cerita rakyat yang mengisahkan tentang kearifan lokal antara manusia dan alam semesta.

Kehadiran produk budaya itu mampu menggenjot kepopuleran wisata legenda di Indonesia. Pasalnya, beberapa destinasi wisata di Tanah Air konon terbentuk akibat kisah masa lampau.

Berikut lima destinasi wisata yang memiliki cerita rakyat.

1. Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat

Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung berapi di Jawa Barat (Jabar) yang berada di ketinggian 2.084 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Destinasi wisata tersebut lekat dengan kisah cinta terlarang antara anak dan ibu, yaitu Sangkuriang dengan Dayang Sumbi.

Berdasarkan legenda Gunung Tangkuban Perahu, Sangkuriang bersikeras untuk menikahi Dayang Sumbi. Namun, Dayang Sumbi yang menyadari bahwa Sangkuriang adalah anaknya tak ingin hal tersebut terjadi.

Dayang Sumbi lantas mengajukan dua buah tantangan demi menggagalkan rencana Sangkuriang, yaitu membuat perahu dan membendung Sungai Citarum dalam waktu satu malam sebelum ayam berkokok.

Sangkuriang menerima syarat tersebut. Usahanya dalam menyelesaikan tantangan pun hampir berhasil karena bantuan kekuatan gaib.

Di sisi lain, Dayang Sumbi yang panik langsung meminta bantuan penduduk untuk menebar boeh rarang (kain putih hasil tenunan) dan memaksa ayam berkokok sehingga suasana seakan-akan sudah pagi. Ia pun berhasil menggagalkan usaha Sangkuriang.

Sangkuriang yang merasa dicurangi oleh Dayang Sumbi sontak kesal. Ia menendang perahu buatannya hingga terbalik dan akhirnya menjadi gunung.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Jalan Jalan
4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

Jalan Jalan
Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Travel Update
Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Travel Update
Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Travel Tips
Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Travel Update
7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

Jalan Jalan
Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Travel Update
Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Travel Update
Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di  Belitung

Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di Belitung

Jalan Jalan
Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Travel Update
INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

Travel Update
Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Jalan Jalan
Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Travel Update
5 Tips Diving di Desa Wisata Welora, Perhatikan Bulan Terbaik

5 Tips Diving di Desa Wisata Welora, Perhatikan Bulan Terbaik

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+