Kompas.com - 08/04/2021, 13:31 WIB
Keong Emas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianKeong Emas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pembangunan ulang Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bisa meniru penataan ulang kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.

Dalam keterangan pers yang Kompas.com terima, Kamis (8/4/2021), dia mengungkapkan bahwa pihaknya baru mendapat arahan dari Menter Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno terkait pengelolaan tempat wisata tersebut.

"Untuk pengelolaan TMII ke depan, memastikan TMII menjadi destinasi wisata unggulan, khususnya berkaitan dengan posisi TMII sebagai destinasi berbasis budaya. Karena banyak sekali budaya yang menjadi kekhasan TMII," kata Sandiaga, Rabu (7/5/2021).

Baca juga: Komisi II DPR Harap Pemerintah Dapat Selamatkan TMII Jadi Aset Penting Negara

Selain karena khasnya TMII, tempat wisata tersebut juga memiliki lokasi yang sangat strategis. Hal ini membuatnya berpotensi untuk menggelar MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) atau wisata kuliner.

Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan bahwa TMII merupakan perekat bangsa lantaran setiap provinsi memiliki anjungan di sana. Jika diarahkan untuk menggelar MICE atau wisata berbasis kuliner, pihaknya akan mengikuti proses dan mendukung hal tersebut.

Sandiaga mengaku, sebagai seseorang yang pernah bertugas di Pemprov DKI Jakarta, dirinya sangat memiliki kedekatan dengan pengelolaan TMII.

Anjungan Bali di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Anjungan Bali di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).

Menurut dia, TMII sangat unik. Lahannya juga sangat luas dan lokasinya berada di pusat kota. Bahkan, beberapa kecamatan di Jakarta Timur mencakup TMII.

"Saya sendiri sering berkegiatan di sana berupa wisata olahraga seperti lari maraton yang pernah digelar di TMII baik 5k dan 10k. Jadi, potensinya sangat luar biasa ke depannya untuk bisa dikembangkan," ucap Sandiaga.

Dia berharap diambilalihnya TMII bisa dikhususkan untuk pelayanan masyarakat dan peningkatan akses terhadap layanan pariwisata berbasis budaya berkualitas. Sandiaga pun berterima kasih kepada pengelola sebelumnya yang sudah menjalankan tugas dengan baik.

Baca juga: Pemerintah Ingin Pengelolaan TMII Berkontribusi pada Keuangan Negara

"Tapi, dengan keputusan pemerintah mengambil alih TMII, kita harapkan dapat membawa lebih banyak manfaat bagi bangsa dan negara. Pada prinsipnya, kami di Kemenparekraf siap untuk bersinergi," kata dia.

Pihaknya pun akan belajar dari penataan ulang GBK yang sudah rapi, sehingga TMII bisa lebih baik ke depannya agar bisa makin menjadi destinasi wisata unggulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Travel Update
Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Jalan Jalan
Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Travel Update
Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Jalan Jalan
Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.