Kompas.com - 14/04/2021, 07:07 WIB
Ilustrasi pantai - Pantai Ngudel di Malang Selatan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pantai - Pantai Ngudel di Malang Selatan.

MALANG, KOMPAS.com - Wisata di pantai selatan Kabupaten Malang tetap buka usai diguncang gempa bermagnitudo 6,1 skala Richter, Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Meski begitu, lokasi wisata di sepanjang pantai Malang Selatan diprediksi akan sepi dari pengunjung akibat kejadian gempa tersebut.

"Tetap dibuka, tidak ada instruksi tutup oleh Bapak Bupati," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang Made Adya Wedhantara kepada Kompas.com, Senin (11/4/2021).

Baca juga: Libur Panjang Paskah, Tidak Ada Lonjakan Wisatawan di Kota Malang

Karena masih berstatus darurat bencana, Made memprediksi aktivitas wisata di pantai selatan Malang akan pulih dalam waktu satu minggu ke depan.

"Masih waspada. Satu minggu ini mungkin wisatawan tidak akan banyak yang ke pantai. Untuk sementara takut mereka ke pantai," jelasnya.

Tidak terlalu terdampak gempa Malang

Adapun, meski berada di jarak paling dekat dengan pusat gempa, pantai-pantai di selatan Malang tidak begitu terdampak.

Salah satu wisatawan dari Surabaya bernama Syaikhol Umam mengaku sedang berada di Pantai Tiga Warna saat gempa itu terjadi.

Pantai Tiga Warna merupakan salah satu jujukan wisatawan yang ada di pantai selatan Kabupaten Malang.

penampakan pantai tiga warnaKOMPAS.com/Lenny Septiani penampakan pantai tiga warna

"Yang jelas saya panik, anak-anak panik semuanya. Saya sempat tanya ke penjaga toilet, penjaga toilet menjawab, oh ini lindu (gempa), Mas," katanya saat dihubungi melalui sambungan telpon.

Ia melanjutkan, tidak ada kerusakan akibat gempa di pantai itu. Arus pasang surut air laut juga normal.

"Karena saya panik, saya dan teman-teman pulang naik perahu. Karena kalau lewat darat jauh," katanya.

Baca juga: Harga Tiket dan Jadwal KA Kertanegara Jurusan Purwokerto-Malang PP

Diketahui, gempa terjadi di laut selatan Malang pada Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Gempa mengguncang sejumlah daerah di Jawa Timur dan merusak sejumlah bangunan di berbagai tempat.

Gempa itu bermagnitudo 6,7, kemudian diperbarui menjadi 6,1. Hingga Minggu (11/4/2021) pukul 6.54 WIB, gempa itu sudah diikuti sebanyak sembilan kali gempa susulan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X