Kompas.com - 15/04/2021, 15:42 WIB
Umat Hindu melaksanakan perayaan Hari Raya Galungan yang berlangsung di Pura Agung Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/4/2021). KOMPAS.com / AJI YK PUTRAUmat Hindu melaksanakan perayaan Hari Raya Galungan yang berlangsung di Pura Agung Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/4/2021).

 

KOMPAS.com – Wisatawan yang berada di Bali atau hendak menuju ke sana mungkin akan terpana oleh suasana yang ditawarkan saat Hari Suci Galungan dan Hari Raya Kuningan berlangsung.

Sebab, sejumlah aktivitas yang dilakukan oleh umat Hindu Bali dapat diabadikan melalui foto, misalnya tradisi Mekotek di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca juga: Hari Raya Kuningan, Desa Munggu di Badung Bali Punya Tradisi Mekotek

Namun, biasanya wisatawan juga akan mengabadikan aktivitas yang bersifat keagamaan seperti ibadah di pura.

Jika ingin berwisata dan memotret perayaan Kuningan di pura, berikut tips yang Kompas.com rangkum, Kamis (15/4/2021):

1. Cari kenalan orang Bali

Saat di Bali, ditemani oleh kenalan orang Bali memungkinkanmu untuk lebih mudah masuk ke dalam pura. Sebab, bisa saja kamu diajak ikut bersembahyang bersama keluarga mereka.

Jika tidak memiliki kenalan orang Bali, alternatifnya adalah berkenalan dengan warga lokal yang kamu temui.

Mereka mungkin akan mengajakmu untuk melakukan wisata budaya di kampung halamannya, serta berkunjung ke pura tempat mereka bersembahyang.

Umat Hindu melaksanakan perayaan Hari Raya Galungan yang berlangsung di Pura Agung Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/4/2021).KOMPAS.com / AJI YK PUTRA Umat Hindu melaksanakan perayaan Hari Raya Galungan yang berlangsung di Pura Agung Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/4/2021).

Selain itu, berteman dengan orang Bali akan memudahkanmu untuk lebih memahami tradisi dan ritual Hari Raya Kuningan. Selain berwisata, kamu juga akan belajar budaya Pulau Dewata.

2. Datang ke Pura di luar kawasan wisata

Banyaknya pura di Bali membuat pulau tersebut juga dikenal sebagai Pulau Seribu Pura. Namun, kamu disarankan untuk mengunjungi pura di daerah yang minim wisatawan.

Selain lebih leluasa dalam menikmati suasana Hari Raya Kuningan, kamu juga lebih leluasa melihat ritual masyarakat setempat di dalam pura.

Baca juga: Makna Tradisi Mekotek Desa Munggu Bali saat Hari Raya Kuningan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X