Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Kompas.com - 16/04/2021, 06:06 WIB
Ilustrasi pantai - Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Yogyakarta (Shutterstock/Peter Gueth). Shutterstock/Peter GuethIlustrasi pantai - Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Yogyakarta (Shutterstock/Peter Gueth).

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dan Gunungkidul memprediksi penurunan signifikan kunjungan wisatawan selama libur lebaran 2021.

Namun karena memasuki libur panjang, saat lebaran nanti akan tetap dilakukan antisipasi agar penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap dilakukan.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, larangan mudik dan tidak beroperasinya angkutan umum tanggal 6-17 Mei 2021 kemungkinan akan menyebabkan anjloknya kunjungan wisata selama libur lebaran.

"Kemungkinan libur lebaran nanti tidak akan sampai 15.000 orang per hari," kata Kwintarto kepada Kompas.com, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Libur Panjang Paskah, Puluhan Ribu Wisatawan Kunjungi Bantul dan Gunungkidul

Ia melanjutkan bahwa saat selama libur lebaran 2019 , dalam sehari kunjungan wisata mampu mencapai 30.000orang.

"Kemungkinan turun 50-60 persen karena pada 2019, saat libur 11 hari itu total kunjungan ada 300.000. Jadi katakanlah per hari hampir 30.000 kunjungan," kata Kwintarto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pihaknya tetap akan menambah personel untuk pengawasan terhadap pengunjung, termasuk berkoordinasi dengan instansi lainnya.

Pengaruhi wisata Gunungkidul

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry sukmono mengakui pelarangan mudik dipastikan akan berpengaruh terhadap kunjungan ke tempat wisata. Apalagi, penutupan perbatasan akan lebih ketat.

Pantai Ngobaran, salah satu obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Pantai Ngobaran, salah satu obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul.

Pihaknya belum mengetahui apakah wisatawan yang berasal dari wilayah Jawa Tengah, seperti Magelang, hingga Solo raya diperbolehkan masuk Daerah Istimewa Yogyakarta atau tidak. Sebab menurut survei, banyak wisatawan yang berasal dari Jawa Tengah. 

Namun demikian, sama seperti di Bantul, pihaknya tetap akan menambah personel untuk pengawasan wisatawan. Sebab, saat libur lebaran juga merupakan libur panjang pada 13-16 Mei 2021.

Baca juga: 6 Tempat Wisata Sekitar Kebun Buah Mangunan, Puas Nikmati Negeri di Atas Awan

 

"Mungkin minggu kedua puasa kita koordinasi dengan instansi terkait untuk menyambut libur lebaran. Tetap kita antisipasi peningkatan kunjungan," sambung Harry.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.