Kompas.com - 16/04/2021, 09:09 WIB
ILUSTRASI - berkonsultasi dengan travel agent untuk merencanakan perjalanan wisata impian ShutterstockILUSTRASI - berkonsultasi dengan travel agent untuk merencanakan perjalanan wisata impian

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengatakan, dana hibah pariwisata tahun 2021 rencananya akan diperluas untuk biro perjalanan wisata dan taman rekreasi.

"Pertama di program dana hibah pariwisata kami akan mengikutsertakan teman-teman dari biro perjalanan wisata," kata dia dalam agenda "Weekly Press Briefing" Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Sandiaga Pilih Menginap di Nepal van Java ketimbang Hotel Berbintang, seperti Apa Keindahannya?

Oleh karena itu Sandiaga mengimbau para biro perjalanan wisata agar segera mengumpulkan data-data melalui pemerintah daerah dan asosiasi. Adapun, dana hibah oariwisata pada 2021 akan ditingkatkan menjadi Rp 3,7 triliun.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam agenda Weekly Press Briefing, yang diselenggarakan pada Senin (12/4/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.KOMPAS.com/DESY KRISTI YANTI Menparekraf Sandiaga Uno dalam agenda Weekly Press Briefing, yang diselenggarakan pada Senin (12/4/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

"Harus secepatnya diurus, sehingga kami bisa segera memproses data-data tersebut agar mereka mendapat bantuan danah hibah pariwisata di 2021," ujar Sandiga.

Dirinya juga mengusulkan para biro perjalanan wisata melakukan inovasi dengan membuat paket-paket wisata baru, seperti paket wisata untuk tenaga kesehatan.

"Nah selama ini kami mengajak para biro perjalanan pariwisata untuk berinovasi menciptakan paket wisata untuk para nakes ini. Ini yang kami beri subsidi," tutur Sandiaga.

Baca juga: Kapan Dana Hibah Pariwisata Senilai Rp 3,3 Triliun Cair?

Para biro perjalanan pariwisata pun diajaknya untuk melakukan transformasi digital. Contohnya, menyelenggarakan berbagai event perjalanan pariwisata secara virtual.

"Event-event ini sekarang shifting, dari tadinya full offline manjadi hybrid dan online. Para biro perjalanan wisata ini juga bisa mulai bertransformasi dalam mengangkat virtualisasi dari aspek bisnis kepariwisataan," sambung Sandiaga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X