Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/04/2021, 12:23 WIB
Desy Kristi Yanti,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ada lima tempat menakjubkan di Arab Saudi yang bisa membuat para wisatawan pangling. Berkunjung ke negara Arab Saudi biasanya identik dengan perjalanan untuk menunaikan ibadah Umrah maupun Haji.

Kendati demikian, negara tersebut juga memiliki banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi saat pelancong sudah menyelesaikan kegiatan ibadah.

Saat ini, Arab Saudi memang masih menutup jalur penerbangan internasional sebagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Penerbangan ke Arab Saudi Sudah Diizinkan Kembali

Melansir dari Kompas.com, pemerintah Arab Saudi menggeser tanggal pembukaan kembali perjalanan dari 31 Maret 2021 menjadi 17 Mei 2021 karena penundaan pengiriman vaksin Covid-19. 

Selama penutupan ini, kamu bisa mencari tahu terlebih dahulu tempat-tempat wisata yang ditawarkan negara tersebut, sebelum berkunjung di tahun 2021.

Berikut daftar lima tempat menakjubkan di Arab Saudi, seperti dilansir dari Cntraveller.com:

1. Wadi Al Disah

Wadi Al Disah terletak di dekat Tabuk, sebelah utara negara Arab Saudi. Tempat ini merupakan kumpulan pilar batu pasir yang terbelah dua, membentang di atas gurun pasir yang luas. Wadi Al Disah tampak seperti batuan yang dipahat.

Wadi Al DisahDok. VISITSAUDI.com Wadi Al Disah

Di antara dua batu tersebut terdapat lembah memanjang dengan dipenuhi rumput dan pohon palem yang menjulang tinggi.

Baca juga: Satu Hari di Kota Taif Arab Saudi, Ini Pilihan Tempat Wisatanya

Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat wisata yang satu ini adalah pada siang hari, saat matahari menyinari batuan yang terlihat seperti pahatan tersebut.

2. Hegra

Arab Saudi memang terkenal dengan banyaknya monumen makam bersejarah yang menarik, salah satunya monumen makam Hegra.

Monumen Makam HegraDok. VISITSAUDI.com Monumen Makam Hegra

Hegra merupakan monumen makam yang dibangun pada abad pertama masehi oleh suku Nabatean. Suku ini merupakan para pejuang nomaden yang sama di balik pembangunan kota Petra (warisan dunia), Yordania.

Baca juga: Arab Saudi Batasi Kunjungan, Penumpang Saudia Airlines Bisa Reschedule

Oleh karena itu monumen makam ini selalu mengingatkan mereka akan keruntuhan kota Petra. Kamu bisa mengunjungi Hegra di dekat Al Ula, yang merupakaan pusat kerajaan. 

3. Umluj

Umluj merupakan pulau dengan kekayaan alam yang belum pernah tersentuh manusia (alami).

Di Pulau Umluj, wisatawan bisa melihat lumba-lumba, melakukan aktivitas seperti snorkeling, memancing, bersantai ria di atas pasir putih sambil menyaksikan penyu yang berenang di sekitaran pulau.

Umluj, Arab SaudiDok. VISITSAUDI.com Umluj, Arab Saudi

Peraian di Pulau Umlaj merupakan area penyelaman yang tergolong ke dalam kelas dunia. Lautnya jauh lebih tenang daripada spot Sharm El Sheikh (di Laut Merah), dan memiliki 1.200 spesies ikan, serta 300 jenis batu karang.

Oleh karena itu, Pulau Umlaj disebut sebagai Maladewa di Arab Saudi. Adapun, beberapa resor juga sedang dikembangkan di pulau ini.

4. The Edge of The World

Tepat di sebelah barat ibu kota Riyadh, terdapat Edge of the World (Jebel Fihrayn) yang merupakan keajaiban alam geologi yang terbentuk secara alami.

The edge of the worldShutterstock The edge of the world

The Edge of The World merupakan tebing besar berbahan dasar batu pasir lurik yang menjulang tinggi di atas dataran dasar samudra kuno.

Di sana, wisatawan bisa melihat pemandangan dari atas tebing, dan melihat unta liar yang masih berkeliaran di rute karavan kuno. Jika kamu ingin pergi kesana, disarankan untuk mengendarai kendaraan roda empat (mobil).

5. Diriyah

Museum Diriyah pernah menjadi tempat menyimpan kebudayaan, dan persimpangan bersejarah bagi peziarah dan pedagang selama berabad-abad. Museum ini juga sempat menjadi tempat pemerintahan kerajaan pada zaman dahulu.

DiriyahDok. VISITSAUDI.com Diriyah

Kini museum Diriyah terlihat seperti Istana Salwa yang spektakuler. Museum ini memiliki arsitektur batu bata yang megah, dihiasi dengan pohon palem yang berjajar di sepanjang jalannya.

Sementara itu, restoran dan kedai kopi di sana juga menyajikan makanan tradisional yang sudah ada sejak dahulu kala, seperti gereesh bil laban, atau gandum yang dipecah-pecah kemudian dimasak dengan saus yogurt.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com