Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bulan Puasa, Museum Kebaharian Jakarta Tetap Buka

Kompas.com - 19/04/2021, 15:03 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.comMuseum Kebaharian Jakarta di Jakarta Utara tetap beroperasi selama bulan puasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pengunjung yang ingin melihat koleksi kebaharian Indonesia bisa datang mulai Hari Selasa sampai Minggu dari jam 08.00-15.00 WIB.

Kepala Subbagian (Kasubag) TU UP Museum Kebaharian Jakarta Mis Ari mengatakan bahwa protokol kesehatan yang berlaku tidak ada perubahan.

Baca juga: Siapa Nenek Moyang Bangsa Indonesia? Ketahui Jawabannya di Museum Bahari

“Dalam artian kita membatasi pengunjung (50 persen), mengecek suhu mereka, mewajibkan mereka untuk cuci tangan, dan mendata mereka karena sistem kami sudah terkomputerisasi,” kata dia kepada Kompas.com pada Rabu (14/4/2021).

Protokol kesehatan lainnya adalah, pengunjung juga diharuskan menjaga jarak dan tidak bergerombol.

Koleksi rempah yang ada di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara. Peserta melihat rempah-rempah yang dikoleksi museum pada malam hari.Nicholas Ryan Aditya Koleksi rempah yang ada di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara. Peserta melihat rempah-rempah yang dikoleksi museum pada malam hari.

Berlokasi di Jalan Pasar Ikan nomor 1, Museum Kebaharian Jakarta menyimpan beragam koleksi.

Koleksi Museum Kebaharian, antara lain perahu tradisional dan diorama yang menggambarkan peristiwa bersejarah di sektor kemaritiman Indonesia.

Baca juga: Ini Rasanya Tidur di Museum Bahari Saat Malam Hari

Mengutip Kompas.com, beberapa koleksi yang sayang dilewatkan adalah Meriam VOC, dan Jukung Barito.

Ada pula rangka perahu Phinisi dan rempah-rempah Nusantara berjumlah 35 jenis yang awet hingga 10 tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com