Kompas.com - 20/04/2021, 14:02 WIB
Kelompok-kelompok kecil Wisatawan saat memasuki area Taman Sari, Sabtu (26/12/2020) KOMPAS.com/WISANG SETO PANGARIBOWOKelompok-kelompok kecil Wisatawan saat memasuki area Taman Sari, Sabtu (26/12/2020)

KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) untuk perangi Covid-19.

Langkah ini dilakukan agar industri pariwisata di Indonesia dapat beroperasi kembali setelah dihantam pandemi.

Baca juga: Bagaimana Pandemi Covid-19 Mengubah Industri Pariwisata?

Maka dari itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Ketua Umum DPP GIPI Didien Junaedy menandatangani Deklarasi Industri Pariwisata Bergerak dan Perang terhadap Covid-19 pada Senin (20/4/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.

Adapun, deklarasi yang sama juga ditandatangani oleh 37 ketua umum asosiasi anggota GIPI. Wasekjen DPP GIPI Mangara Gultom membacakan isi deklarasi tersebut.

Ia menjelaskan, industri pariwisata sepakat memutus penyebaran virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan dan sertifikasi CHSE secara konsisten. Mereka juga akan menyusun tata niaga domestik dan pariwisata ekonomi kreatif yang berkualitas. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kiri) dan Ketua Umum DPP GIPI Didien Junaedy (kanan) saat menghadiri acara penandatanganan Deklarasi Industri Pariwisata Bergerak dan Perang terhadap Covid-19 pada Senin (20/4/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kiri) dan Ketua Umum DPP GIPI Didien Junaedy (kanan) saat menghadiri acara penandatanganan Deklarasi Industri Pariwisata Bergerak dan Perang terhadap Covid-19 pada Senin (20/4/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemenparekraf mendukung deklarasi itu karena sekitar 34 juta masyarakat Indonesia menggantungkan hidup mereka di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Sandiaga mengatakan, wujud nyata dari kolaborasi tersebut adalah banyaknya pegiat wisata yang menerapkan protokol kesehatan dan mendukung program pemerintah untuk menekan penularan Covid-19.

Baca juga: Agar Liburan Aman, Cek Usaha Pariwisata yang Tersertifikasi CHSE di Sini

Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan destinasi-destinasi wisata agar taat pada sertifikasi CHSE. 

"Kita sama-sama berkomitmen menciptakan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," kata Sandiaga kepada Kompas.com seusai acara.

Dirinya berharap secara nyata pariwisata saat ini berbenah karena sekarang merupakan kesempatan yang baik untuk berbenah.

Sandiaga menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan semua elemen di sektor pariwisata. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.