Kompas.com - 20/04/2021, 20:16 WIB
Puncak Gunung Andong, Jawa Tengah. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPuncak Gunung Andong, Jawa Tengah.

KOMPAS.com – Bagi sebagian orang, melakukan kegiatan pendakian sambil puasa mungkin sesuatu yang tidak mungkin dilakukan.

Selain karena mendaki adalah kegiatan yang melelahkan, para pendaki juga tidak bisa istirahat sejenak sambil makan atau minum tanpa membatalkan puasa.

Akan tetapi, sebagian sobat pendaki mungkin merasa tertantang untuk mendaki selama bulan puasa. Jika kamu adalah salah satunya, berikut tips mendaki selama bulan puasa yang Kompas.com rangkum, Selasa (20/4/2021):

1. Perhatikan asupan nutrisi saat sahur

Meski kamu mungkin merasa ngantuk, ada baiknya kamu jangan malas-malasan saat sahur dan makan hidangan penuh nutrisi.

Baca juga: Cara Reschedule Pendakian Gunung Semeru

Jika nutrisi dalam tubuh kurang, hal tersebut akan memengaruhi daya tahan tubuhmu dan menyebabkanmu lemas selama pendakian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat sahur, pastikan makananmu mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air.

2. Pilih gunung yang jalurnya ringan

Di beberapa wilayah, salah satunya di Pulau Jawa, terdapat gunung-gunung yang jalurnya terbilang cukup ringan. Misalnya adalah Gunung Andong atau Papandayan.

Jika ingin mendaki selama bulan puasa, kamu bisa memilih salah satu dari gunung tersebut untuk didaki.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X