Kompas.com - 27/04/2021, 07:07 WIB
Ilustrasi pantai - Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Yogyakarta (Shutterstock/Peter Gueth). Shutterstock/Peter GuethIlustrasi pantai - Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Yogyakarta (Shutterstock/Peter Gueth).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno wajibkan pengelola tempat wisata yang buka saat libur lebaran mengantongi sertifikat CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, dan Environmental Sustainability).

Itu karena pemerintah pusat mengizinkan tempat wisata tetap buka selama libur lebaran 2021.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya telah membuat panduan wisata yang salah satunya menyebut bahwa tempat wisata wajib mengantongi sertifikat CHSE.

Baca juga: DIY Beri Voucher Diskon pada Warga Lokal Agar Sektor Pariwisata Tetap Bertahan

"Kami beri panduan jika destinasi wisata dibuka harus dengan protokol kesehatan (prokes) CHSE. Kami Tegas bahwa destinasi wisata harus prokes," kata dia saat ditemui di sela-sela kegiatan pembukaan sentra vaksinasi, di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Senin (26/4/2021).

Sandiaga melanjutkan, keputusan dibuka atau tidaknya tempat wisata tetap tergantung pemerintah daerah masing masing dengan melihat jumlah kasus Covid-19.

Dirinya mewanti-wanti agar penambahan kasus seperti tahun lalu pascamudik lebaran jangan sampai terjadi kembali pada tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Terus Bertambah, 1.500 Pelaku Pariwisata DIY Akan Divaksinasi

"Jangan terjadi kenaikan seperti mudik tahun lalu. Ada PSBB pengetatan, tapi malah naik 94 persen. Mudik dilarang akan dimonitor ketat, kegiatan-kegiatan dalam bingkai PPKM mikro," ujar Sandiaga.

Sentra vaksinasi di JEC

Dalam kesempatan ini Sandiaga Uno ikut meninjau pelaksanaan pembukaan sentra vaksinasi di JEC. Rencananya vaksinasi ini menyasar sebanyak 7.500 orang, 1.500 diantaranya adalah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Pakrekraf).

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah DIY yang melakukan kolaborasi dengan pihak swasta untuk menyelenggarakan sentra vaksinasi Covid-19 kali ini.

Vaksinasi massal di Yogyakarta, Senin (26/4/2021).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Vaksinasi massal di Yogyakarta, Senin (26/4/2021).

"Pemerintah DIY hari ini melakukan kolaborasi melakukan vaksinasi total 7.500 dan 1.500 untuk pelaku wisata dan ekonomi kreatif ini langkah strategis yang dilakukan secara berkesinambungan untuk menurunkan angka covid-19 dan membangkitkan ekonomi kita," tutur Sandiaga.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.