Kompas.com - 30/04/2021, 06:11 WIB
Para pendaki dari luar negeri saat berpose dengan pendaki lokal Kompas.com/SuwandiPara pendaki dari luar negeri saat berpose dengan pendaki lokal

KOMPAS.com - Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Agusman mengatakan, jalur pendakian Gunung Kerinci akan buka lagi usai Lebaran 2021, tepatnya pada tanggal 18 Mei 2021.

Kendati demikian, seluruh calon pendaki, baik dari dalam atau luar Sumatera Barat harus memenuhi sejumlah syarat mendaki Gunung Kerinci, termasuk membawa hasil negatif rapid test antigen.

Baca juga: Pendakian Gunung Kerinci Buka Lagi, Waktu Camping Terbatas Satu Hari

“Yang perlu diingat adalah pengunjung wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen," tutur Agusman saat dikonfirmasiKompas.com, Rabu (28/4/2021).

Syarat terbaru mendaki Gunung Kerinci 2021

Jika kamu berencana melakukan pendakian ke Gunung Kerinci setelah lebaran 2021 nanti, berikut syarat atau aturan yang Kompas.com rangkum:

1. Pendaki wajib membawa hasil negatif rapid test antigen

2. Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum melakukan kunjungan ke lokasi wisata. Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas, tetap di rumah dan periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila berlanjut

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gunung Kerinci dari Kebun Teh Kayu AroKOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Gunung Kerinci dari Kebun Teh Kayu Aro

3. Selalu memakai masker dan sarung tangan selama berada di lokasi objek wisata

4. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan hands anitizer

5. Hindari menyentuh area wajah, seperti mata, hidung, dan mulut

6. Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter

Baca juga: Air Terjun Telun Berasap, Keindahan Terselip di Taman Nasional Kerinci

7. Pengunjung yang menggunakan transportasi udara harus menunjukkan ke petugas aplikasi e-Hac Indonesia

8. Pengunjung Warga Negara Asing (WNA) wajib menunjukkan surat keterangan bebas (negatif) Covid-19 melalui pengujian Polymerase Chain Reaction (PCR) yang sah dan masih berlaku

9. Pengunjung/wisatawan nusantara yang akan menginap di lokasi objek wisata wajib menunjukkan Surat Keterangan Bebas (negative) Covid-19 melalui pengujian Rapid Test Antigen yang sah dan masih berlaku;

10. Membuat/mengisi surat Pernyataan tanggung jawab (bermaterai Rp.10.000) atas keselamatan, keamanan dan kesehatan pribadi pengunjung jika diperlukan

Gunung Kerincishutterstock Gunung Kerinci

11. Pengunjung disarankan memiliki asuransi kecelakaan dan/atau asuransi jiwa secara perorangan

12. Ibu hamil, Balita, dan orang Lanjut Usia (Lansia) dilarang berkunjung

13. Jika pengunjung tidak mematuhi protokol kesehatan ini, maka pengunjung tidak di izinkan masuk

14. Maksimal pengunjung dalam satu tenda sebesar 50 persen dari kapasitas tenda dan terdapat jarak satu meter antartenda

Baca juga: Gunung Kerinci Tutup Selama Lebaran, Ini 5 Wisata Alternatif Sekitar

15. Kuota pendakian Gunung Kerinci melalui Pos R10 Kersik Tuo 43 orang per hari (sebelumnya 87 orang/hari)

16. Kuota pendakian Gunung Kerinci melalui camping ground bangun rejo 22 orang per hari (sebelumnya 42-46 orang/hari)

17. Pembatasan waktu masuk jalur pendakian antara pukul 06.00 s/d 17.00 WIB

Adapun, terkait syarat membawa hasil negatif rapid test antigen, hal tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2021.

SE berisi tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku sejak 9 Februari 2021 hingga informasi lebih lanjut.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Jalan Jalan
Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Travel Promo
Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Travel Update
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary
Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Travel Update
Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Jalan Jalan
Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Mai Sai di Maumere, Harga Ramah Kantong

Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Mai Sai di Maumere, Harga Ramah Kantong

Jalan Jalan
Labuan Bajo Terus Berbenah untuk Sambut Event-event Internasional

Labuan Bajo Terus Berbenah untuk Sambut Event-event Internasional

Travel Update
3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Angkutan Pariwisata Gratis di Banyuwangi

3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Angkutan Pariwisata Gratis di Banyuwangi

Jalan Jalan
Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan

Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan

Jalan Jalan
Rute dan Syarat Naik Angkutan Wisata Gratis di Banyuwangi

Rute dan Syarat Naik Angkutan Wisata Gratis di Banyuwangi

Travel Update
Jalan-jalan di Banyuwangi Kini Bisa Pakai Angkutan Gratis

Jalan-jalan di Banyuwangi Kini Bisa Pakai Angkutan Gratis

Travel Update
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Mataram, Ada Kendi Maling

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Mataram, Ada Kendi Maling

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.