Kompas.com - 30/04/2021, 15:31 WIB
Masjid Raya Kowloon di Hong Kong. Dok. Hong Kong Tourism BoardMasjid Raya Kowloon di Hong Kong.

KOMPAS.com – Berpuasa di tengah pandemi Covid-19 di Hong Kong memberikan pengalaman yang berbeda bagi Imam Baihaqi.

Imam adalah seorang warga negara Indonesia yang mengelola organisasi keagamaan Dompet Dhuafa Hong Kong. Ia telah bermukim di sana bersama keluarganya selama lebih dari dua tahun.

“Sebelum pandemi Covid-19, salah satu tradisi kami adalah mengadakan kampanye untuk berbagi dengan komunitas non-Muslim tentang Ramadan dan praktik puasa,” kata Imam dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Travel Bubble Hong Kong-Singapura Dibuka 26 Mei

Tidak hanya itu, mereka juga rutin melaksanakan acara buka puasa dan tarawih, serta mengundang beberapa ustaz dan ustazah dari Indonesia untuk berceramah. Kemudian, mereka akan salat Idul Fitri di taman-taman besar di Hong Kong.

Ramadhan di Hong Kong saat pandemi

Akan tetapi, pandemi membuat mereka memindahkan berbagai kegiatan tersebut ke platform online.

Bagi Imam, berpuasa di negeri orang merupakan ujian yang memberikan pengalaman. Sebab, mayoritas warga di kota ia tinggal tidak berpuasa. Ia juga rindu akan kampung halaman, apalagi saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Imam Baihaqi (kanan), warga negara Indonesia yang tinggal selama lebih dari dua tahun di Hong Kong, bersama keluarganya.Dok. Hong Kong Tourism Board Imam Baihaqi (kanan), warga negara Indonesia yang tinggal selama lebih dari dua tahun di Hong Kong, bersama keluarganya.

Menurutnya, pandemi telah mengubah hidup banyak orang, termasuk di bulan Ramadhan. Tetapi, perihal beribadah, tidak bergantung apakah berjamaah atau sendiri, karena tujuan dasar berpuasa Ramadan tetap sama.

Hong Kong merupakan salah satu destinasi yang ramah untuk umat Muslim. Selain banyak mushala dan tempat makan halal, Hong Kong juga memiliki lima masjid besar, yakni Masjid Raya Kowloon, Masjid Al Ammar, Masjid Jamie, Masjid Chai Wan, dan Masjid Stanley.

Baca juga: Itinerary 4 Hari 3 Malam Saat Liburan di Hong Kong

Umumnya, sebelum pandemi, seluruh aktivitas di bulan suci tersebut berpusat di masjid, mulai dari buka puasa, salat berjemaah, hingga saling berbagi kebutuhan antarmasyarakat.

Akan tetapi sejak pandemi, jemaah yang shalat di masjid harus menerapkan protokol kesehatan ketat, di antaranya memakai masker dan menjaga jarak. Adapun, acara berbuka puasa masjid pun tidak dilaksanakan saat pandemi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X