Kompas.com - 04/05/2021, 08:08 WIB
Dalam foto yang diambil pada 2 Juli 2020, nampak Gli Si Kucing berada di Hagia Sophia, Istanbul, Turki. REUTERS/MURAD SEZERDalam foto yang diambil pada 2 Juli 2020, nampak Gli Si Kucing berada di Hagia Sophia, Istanbul, Turki.

Turknesia atau Turknesia Edu Foundation merupakan lembaga pendidikan pra-universitas untuk menyiapkan masyarakat Indonesia mengemban pendidikan di Turki.

“Tiba-tiba dapat SMS temanku kena Covid-19. Selama puasa minggu pertama isolasi mandiri. Kita sendiri kalau ngobrol tetap, tapi jaga jarak. Kita lebih aktifnya ngobrol di grup WhatsApp,” jelas dia.

Lebih lanjut, saat berada di rumah dan di luar kamar masing-masing, Shafanida dan teman-temannya kerap memakai masker.

“Rumah benar-benar kayak mati gitu. Gelap semua, tidak ada yang keluar. Saling jaga diri,” tutur Shafanida.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Bangunan Ikonik Turki Hagia Sophia

Jika periode isolasi mandiri selesai, dia mengucapkan, mereka tidak perlu tes swab dan dapat langsung pergi. Misalnya seperti ke luar rumah untuk mengambil uang.

Apabila belum melewati 10 hari dan mereka keluar rumah, mereka akan ketawan karena ada aplikasi kesehatan dan kode yang diberikan untuk pemantauan.

“Contohnya kalau keluar, padahal enggak boleh keluar, bisa ditangkap polisi. Langsung terdeteksi,” ujar Shafanida.

8. Ada pembagian makanan gratis

Egis mengatakan, dia sempat mendapat makanan gratis dari ibu-ibu sesama warga negara Indonesia (WNI).

“Kita (Egis dan teman-temannya) selain bikin (makanan untuk buka puasa), kadang dapat takjil dari ibu-ibu WNI di sini yang menikah sama orang Turki. Kebetulan kita sering main ke sana,” ujarnya.

Sama halnya dengan Egis, Ziyad juga mendapat makanan buka puasa secara gratis meski bukan dari ibu-ibu WNI.

Baca juga: Pengalaman Puasa di Turki, Dikarantina karena Teman Tertular Covid-19

“Pengalaman menarik ketika ada organisasi yang mengirim iftar gratis. Kita cuma isi formulir nama, butuh berapa banyak makanan, dan untuk hari apa saja,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Tidak hanya itu, Ziyad juga sempat mendapat makanan gratis dari tetangga-tetangga di sana yang mendadak mengetuk pintu rumahnya.

Bahkan, saat pergi ke sebuah warung untuk beli minuman, dia pernah diberi roti gratis oleh pemilik warung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X