Kompas.com - 04/05/2021, 12:40 WIB
Penumpang di dalam pesawat. UNSPLASH/Killian PhamPenumpang di dalam pesawat.

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa tren pariwisata saat ini menuju ke pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Salah satu aspek dari tren tersebut menunjukkan keinginan masyarakat dalam memperhatikan jejak carbon (carbon footprint) mereka ketika berwisata.

“Secara makro, kita melihat tren ini terpicu dan terakselerasi karena pandemi (Covid-19),” kata Sandiaga saat Extended Press Briefing hari Senin (3/5/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.

Baca juga: Hari Bumi, Berikut 7 Tips Liburan Ramah Lingkungan Kelar Pandemi Corona

Adapun berdasarkan riset Nature Climate Change di tahun 2018, jejak karbon dari industri parwisata skala global menyumbang delapan persen dari emisi karbon dunia. Terutama dari segi transportasi, belanja, dan makanan. 

Banyak hal yang dapat pelancong lakukan untuk mengurangi jejak karbon mereka ketika bepergian agar tidak menyumbang emisi gas rumah kaca.

Berikut empat cara mengurangi jejak karbon saat berwisata yang telah Kompas.com rangkum pada Senin:

1. Pilih kendaraan umum

Walau kadang tidak sefleksibel kendaraan pribadi, naik kendaraan umum saat berwisata ke suatu tempat ternyata memiliki banyak kelebihan.

Baca juga: 7 Cara Liburan yang Ramah Lingkungan

Selain membantu mengurangi jejak karbon dari polusi kendaraan, Kompas.com melaporkan bahwa memilih kendaraan umum dapat menghemat uang dan menambah pengalaman hidup seperti warga lokal.

2. Menerapkan hidup ramah lingkungan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X