Kompas.com - 07/05/2021, 12:31 WIB
Pesawat Lion Air Boeing 737-800NG. Dokumentasi Rahmad Dwi PutraPesawat Lion Air Boeing 737-800NG.

KOMPAS.com – Maskapai penerbangan Lion Air mengatakan, rute pergi-pulang (PP) Jakarta via Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menuju Wuhan via Bandara Internasional Tianhe, China, adalah penerbangan tidak berjadwal atau sewa (carter).

Berdasarkan keterangan pers yang Kompas.com terima, Kamis (6/5/2021), mereka juga menegaskan dan memastikan bahwa penerbangan itu bukan penerbangan internasional berjadwal (regular flight).

“Penerbangan sewa untuk penumpang khusus secara grup (bukan penumpang umum ) yang dijalankan Lion Air sudah memenuhi persyaratan terbang dan mendapatkan izin terbang pada 18-19 April 2021 dari Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub,” kata mereka dalam siaran pers tersebut.

Baca juga: 5 Alasan Wajib Berkunjung ke Yellow Crane Tower Saat di Wuhan China

Lebih lanjut, maskapai ini menjelaskan, tujuan penerbangan sewat tersebut adalah untuk melayani penerbangan dengan tujuan pengangkutan dan kepentingan pekerjaan perusahaan.

Sudah penuhi syarat

Selain memenuhi persyaratan dokumen perjalanan udara, penerbangan tersebut juga memenuhi syarat uji kesehatan dan dokumen kesehatan dengan tetap menjalankan proses karantina sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun mereka memenuhi ketentuan penerbangan internasional yang tertera dalam Surat Edaran (SE) Nomor 21 Tahun 2021 Kemenhub tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada juga SE Nomor 8 Tahun 2021 Satgas Penanganan Covid-19 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Tips Cari Kuliner Halal di Wuhan China

“Semua penumpang sudah memenuhi syarat keimigrasian, seperti dokumen yang menjadi alat bukti diizinkannya seseorang untuk memasuki suatu negara atau visa,” terang maskapai penerbangan tersebut.

Selanjutnya adalah mereka juga memiliki Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap), Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), dan hasil negatif tes PCR.

Mereka yang berada dalam penerbangan PP rute Jakarta-Wuhan juga sudah mengikuti karantina kesehatan dan tes PCR dua kali dengan hasil negatif.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.