Kompas.com - 09/05/2021, 19:12 WIB
Ilustrasi gunung - Pemandangan Gunung Ciremai dan persawahan. SHUTTERSTOCK / BABAN SOBARUDINIlustrasi gunung - Pemandangan Gunung Ciremai dan persawahan.

 

KOMPAS.com - Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai akan dibuka kembali pada Hari Raya Idul Fitri setelah tutup pada 13 April-12 Mei 2021.

“Betul semua jalur pendakian Ciremai dibuka pada 13 Mei 2021,” kata Humas Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Agus Yudantara, Minggu (9/5/2021).

Adapun, jalur-jalur pendakian Gunung Ciremai adalah via Linggarjati, Linggasana, dan Palutungan di Kabupaten Kuningan serta via Apuy di Kabupaten Majalengka.

Gunung Ciremai berlokasi di Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan. Saat dibuka nanti, Agus mengungkapkan bahwa pendakian tidak dibatasi berdasarkan domisili calon pendaki.

Baca juga: Ide Staycation di Linggarjati Kuningan Saat Libur Lebaran

“(Gunung) Ciremai menerima pendaki yang berasal dari daerah mana pun asalkan mereka sehat,” ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, saat ini wilayah Ciayumajakuning, yang terdiri dari Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, serta Kabupaten dan Kota Kuningan, berlakukan penyekatan pada masing-masing perbatasan.

“Semua pengunjung mesti lulus tes penyekatan Satgas Covid-19 di setiap perbatasan. Jadi, kami asumsikan bahwa pendaki yang bisa tiba di (Gunung) Ciremai adalah pendaki sehat karena berhasil lulus penyekatan tadi,” sambung Agus.

Pendaki melewati jalur pendakian Gunung Ciremai dari Base Camp Palutungan di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pendaki melewati jalur pendakian Gunung Ciremai dari Base Camp Palutungan di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Jika sudah tidak sabar untuk menjelajahi jalur pendakian lagi, ini dia syarat mendaki Gunung Ciremai yang Kompas.com rangkum:

  • Pendaki dari luar Kabupaten Kuningan dan Majalengka wajib membawa hasil negatif rapid test antigen, PCR, atau GeNose*.
  • Pendaki dari Jakarta, Depok, Tangerang, dan Banten wajib membawa surat izin keluar masuk (SIKM) selain membawa syarat pada poin nomor satu*.
  • Pendaki wajib reservasi daring melalui situs bit.ly/BookingGunungCiremai.
  • Pendaki wajib mematuhi protokol kesehatan seperti membawa hand sanitizer, memakai masker, dan menjaga jarak fisik.
  • Reservasi pendakian dapat dilakukan paling lambat sehari sebelum pendakian pada jam layanan yakni pukul 07:00-16:00 WIB.
  • Rombongan pendaki terdiri dari minimal empat orang dan maksimal delapan orang.
  • Identitas diri yang dibawa harus masih berlaku.
  • Pendaki wajib mengikuti cek kesehatan di basecamp pada hari pendakian atau cek surat sehat di basecamp.
  • Jangan lupa untuk melakukan transfer Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai ketentuan.
  • Datang ke basecamp pada hari pendakian untuk melakukan registrasi pada pukul 07:00-11:00 WIB.
  • Pendaki wajib mengikuti pemeriksaan perlengkapan dan safety talk di basecamp.
  • Pendirian tenda di Transit Camp sesuai kode kapling dengan jarak 10 meter antar tenda.
  • Setiap tenda hanya diisi maksimal dua pendaki.
  • Durasi pendakian tidak lebih dari 2 hari 1 malam.

Baca juga: 8 Tips Mendaki Gunung Ciremai via Jalur Linggarjati

Syarat bawa hasil negatif antigen, PCR, atau GeNose

Terkait syarat membawa hasil negatif rapid antigen, PCR, atau GeNose, hal tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Pendaki berfoto di area puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pendaki berfoto di area puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Adapun, SE tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Tips Menjaga Tas dan Koper Tidak Rusak atau Dicuri Saat Bepergian

9 Tips Menjaga Tas dan Koper Tidak Rusak atau Dicuri Saat Bepergian

Travel Tips
RedDoorz Beri Promo Harbolnas 12.12, Harga Kamar Mulai Rp 120.000

RedDoorz Beri Promo Harbolnas 12.12, Harga Kamar Mulai Rp 120.000

Travel Promo
8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

Travel Tips
Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Travel Update
5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.