Kompas.com - 10/05/2021, 20:27 WIB
Pantai Wediombo, Gunungkidul. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPantai Wediombo, Gunungkidul.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Libur lebaran 2021 ini, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gunungkidul dan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diprediksi meningkat, meski ada larangan mudik.

Oleh karena itu, ratusan petugas disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan hingga penerapan protokol kesehatan di tempat wisata.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan, pihaknya menyiapkan 345 petugas gabungan yang akan mengamankan dan mengawasi protokol kesehatan di kawasan wisata Gunungkidul saat libur lebaran 14-23 Mei 2021.

Baca juga: Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

 

Adapun, petugas berasal dari organisasi perangkat daerah di lingkup pemkab, TNI-Polri, senkom, kelompok sadar wisata, kecamatan, hingga pamong kalurahan.

"Fokus pelaksanaan (pengamanan) untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di area wisata sesuai norma adaptasi kebiasaan baru," kata Asti saat dihubungi wartawan, Senin (10/5/2021)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia melanjutkan, hal itu merupakan upaya agar tempat wisata tidak menjadi sumber penyebaran Covid-19.

Baca juga: Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

 

Tempat wisata pun hanya bisa menerima pengunjung sebanyak 50 persen dar kuota normal, sehingga ada jaga jarak antarwisatawan. Petugas untuk memastikan protokol kesehatan benar-benar dijalankan.

Pantai selatan Bantul diprediksi ramai wisatawan

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan bahwa meski mudik Lebaran 1442 H dilarang, diprediksi tetap ada peningkatan wisatawan lokal di Kabupaten Bantul, khususnya di Pantai Selatan.

Pihaknya menyiapkan 616 personel yang terbagi di 4 titik tempat Pemungutan Retribusi, yaitu TPR Induk Parangtritis, Depok, Samas, dan Pantai Pandansimo.

Berfoto saat kabut di Watu Mabur Camp seakan sedang berada di atas awanDok. Instagram @watumabur_camp Berfoto saat kabut di Watu Mabur Camp seakan sedang berada di atas awan

 

"Untuk tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dan mengantisipasi kemacetan," kata Kwintarto.

Petugas dari berbagai instansi, seperti Polda DIY, Polres Bantul, Kodim Bantul, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Angkatan Laut, Polsek, Koramil, dan SAR Linmas juga akan melakukan pengawasan protokol kesehatan pada 14-17 Mei 2021.

Baca juga: Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Krebet di Bantul, Ini Keunikannya

Pihaknya berharap pengunjung mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.