Kompas.com - 11/05/2021, 12:31 WIB
Ilustrasi pesawat terbang di tengah cuaca mendung dan awan cumulonimbus. Keberadaan awan cumulonimbus tidak hanya dapat memberi dampak cuaca ekstrem, tetapi juga mengganggu penerbangan. SHUTTERSTOCK/SkycolorsIlustrasi pesawat terbang di tengah cuaca mendung dan awan cumulonimbus. Keberadaan awan cumulonimbus tidak hanya dapat memberi dampak cuaca ekstrem, tetapi juga mengganggu penerbangan.

KOMPAS.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah telah sepakat untuk menyetop penerbangan carter dari luar negeri selama larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Melansir Kompas.com, Senin (10/5/2021), keputusan diambil dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo yang juga dihadiri Meneri Koordinator Bidang Perekonomian Arilangga Hartarto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin.

“Terkait penggunaan pesawat udara, sudah disetujui bahwa tidak ada penerbangan carter selama masa peniadaan mudik ini,” ungkap dia dalam konferensi pers virtual.

Baca juga: Lion Air Buka Lagi Penerbangan Jakarta-Wuhan

Keputusan tersebut diambil selang beberapa hari setelah masuknya penerbangan carter rute Wuhan-Jakarta yang menangkut warga negara asing (WNA) asal China untuk kepentingan pekerjaan.

Namun, apa itu penerbangan carter? Apakah sama seperti penerbangan biasa, tetapi hanya untuk penerbangan yang berkaitan dengan bisnis atau pekerjaan?

Mengutip Simple Flying, Minggu (9/5/2021), penerbangan carter memiliki peran yang integral dalam industri penerbangan di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Civil Aviation Organisation mengklasifikasikan kegiatan penerbangan sipil menjadi dua kelompok, yakni umum dan komersial. Rinciannya sebagai berikut:

Baca juga: Lion Air: Rute Jakarta-Wuhan PP adalah Penerbangan Carter

  • Penerbangan umum

Penerbangan umum meliputi penerbangan instruksional, kesenangan, bisnis non-komersial, pekerjaan udara, dan penerbangan lainnya.

  • Penerbangan komersial

Penerbangan komersial terbagi antara penerbangan terjadwal dan tidak terjadwal. Penerbangan tidak terjadwal mencakup operasi sesuai permintaan seperti taksi udara dan penerbangan bisnis komersial, termasuk layanan carter.

Pengertian penerbangan carter

Pada umumnya, penerbangan carter merupakan penerbangan tidak terjadwal. Penerbangan ini melibatkan pesawat yang disewa untuk perjalanan tertentu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X