Kompas.com - 11/05/2021, 19:09 WIB
Salah satu daerah yang berhasil memanfaatkan sebagian dana desa untuk pengembangan obyek wisata adalah Desa Ponggok di Klaten, Jawa Tengah. Dok IstimewaSalah satu daerah yang berhasil memanfaatkan sebagian dana desa untuk pengembangan obyek wisata adalah Desa Ponggok di Klaten, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Obyek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah, tetap buka selama libur lebaran pada 13-14 Mei 2021.

Selain itu, tempat wisata tersebut juga tetap buka selama periode larangan mudik pada 6-17 Mei. 

"Saat libur lebaran kita tetap buka mengikuti kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Klaten," kata Joko selaku pengelola obyek wisata Umbul Ponggok saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Sabtu (8/7/2021).

Baca juga: Umbul Ponggok di Klaten, Wisata Bawah Air yang Instagramable

Ia menambahkan, saat ini Umbul Ponggok dapat dikunjungi oleh siapapun, termasuk wisatawan yang tiba dari luar kota atau daerah Kabupaten Klaten.

Meski daerah asal wisatawan tidak dibatasi, pihak pengelola tetap memberlakukan pembatasan kapasitas pengunjung. 

Baca juga: Dipromosikan Jokowi, Apa yang Menarik dari Umbul Ponggok?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini kami tentunya memberlakukan batasan pengunjung, total kapasitas kami maksimal hanya 30 persen. Setiap 30 persen itu pun berjalan hanya dua jam sekali secara bergiliran, misalnya dari kapasitas 1000, maksimal ya 300. Nanti baru dua jam berikutnya bisa menerima 300 berikutnya." ujar Joko.

Aturan berkunjung ke Umbul Ponggok

Apabila ingin berkunjung ke Umbul Ponggok saat libur lebaran nanti, ada sejumlah syarat yang wajib diketahui dan ditaati oleh para pengunjung, yakni:

1. Bawa surat keterangan bebas Covid-19

Sebelum berkunjung ke Umbul Ponggok, pengunjung harus menyiapkan surat keterangan bebas Covid-19, seperti hasil negatif tes rapid antigen, PCR, atau GeNose C-19.

Surat keterangan tersebut wajib ditunjukkan sesaat sebelum memasuki kawasan wisata.

2. Patuhi protokol kesehatan

Selama berada di kawasan objek wisata, pengunjung diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti wajib memakai masker, rajin mencuci tangan, memakai hand sanitizer atau sabun dengan air yang mengalir, serta menjaga jarak.

Bendera El Clasico berkibar di Umbul Ponggok, Jawa Tengah.LALIGA Bendera El Clasico berkibar di Umbul Ponggok, Jawa Tengah.

3. Wajib cek suhu tubuh sebelum masuk

Jika suhu tubuh berada di atas yang telah ditentukan saat diperiksa, pengunjung harus mengikuti arahan petugas Satgas Covid-19 terkait langkah selanjutnya. 

4. Jam operasional 

Khusus untuk periode Lebaran, wisatawan bisa berkunjung ke Umbul Ponggok mulai dari pukul 06:00 hingga 18:00 WIB. Namun, di luar waktu tersebut, jam buka obyek wisata mulai dari pukul 09:00-15:00 WIB.

5. Pesan tiket online

Pemesanan tiket bisa dilakukan secara daring dengan menghubungi call center Umbul Ponggok. Pengunjung bisa melihat nomor call center di akun resmi Instagram Umbul Ponggok.

Pemesanan tiket online bertujuan untuk mengurangi kontak langsung antara pengunjung dengan para staf di lokasi wisata selama masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Melancong ke Klaten, Coba Wahana Baru ala Astronot “Umbul Ponggok Walker”

Syarat bawa hasil negatif antigen, PCR, atau GeNose

Terkait syarat membawa hasil negatif rapid antigen, PCR, atau GeNose, hal tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Adapun, SE tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

SE tersebut juga hanya memberi pengecualian untuk tujuan bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

SE tersebut berlaku pada 6-17 Mei untuk perjalanan lintas kota/kabupaten/provinsi dengan moda transportasi darat, kereta api, laut, dan udara.

Untuk hasil negatif rapid antigen, PCR, atau GeNose, periode pengambilan sampel masih mengacu pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 yakni sebagai berikut:

Udara

  • Melansir dari Kompas.com, pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/tes rapid antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di bandara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Laut

  • Pelaku perjalanan transportasi laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/tes rapid antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di pelabuhan sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.
  • Pelaku perjalanan penyeberangan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/tes rapid antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.
  • Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi laut untuk pelayaran terbatas dalam wilayah satu kecamatan/kabupaten/provinsi, atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil tes RT-PCR/tes rapid antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan namun akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 daerah.

Kereta api

  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/tes rapid antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di stasiun kereta api sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Transportasi darat

  • Pelaku perjalanan transportasi umum darat akan dilakukan tes acak tes rapid antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah. Pelaku perjalanan transportasi darat pribadi, diimbau melakukan tes RT-PCR atau tes rapid antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau tes GeNose C19 di rest area sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan dan akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 daerah.

Pengisian e-HAC

Melansir dari Kompas.com, adapun pengisian e-HAC Indonesia diimbau bagi pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi darat umum maupun pribadi, kecuali bagi pelaku perjalanan udara dan laut wajib melakukan pengisian e-HAC Indonesia.

Sementara, anak-anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

Apabila hasil tes RT-PCR/tes rapid antigen/tes GeNose C19 pelaku perjalanan negatif, namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR danisolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Travel Tips
Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Travel Update
3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

Jalan Jalan
Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Travel Update
Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.