Kompas.com - 12/05/2021, 12:03 WIB
Mahout dari Camp ERU (Elephant Respons Unit) Tegal Yoso saat melakukan patroli gajah liar di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Senin (4/1/2021). Total ada 8 gajah, 5 dewasa yang berpatroli di sekitaran Camp Tegal Yoso. Mereka mempunyai kewajiban untuk mencegah risiko konflik berbahaya antara manusia dan gajah liar di Taman Nasional Way Kambas. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGMahout dari Camp ERU (Elephant Respons Unit) Tegal Yoso saat melakukan patroli gajah liar di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Senin (4/1/2021). Total ada 8 gajah, 5 dewasa yang berpatroli di sekitaran Camp Tegal Yoso. Mereka mempunyai kewajiban untuk mencegah risiko konflik berbahaya antara manusia dan gajah liar di Taman Nasional Way Kambas.

 

KOMPAS.com – Taman Nasional (TN) Way Kambas di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, masih menutup pintunya bagi wisatawan selama Hari Raya Idul Fitri 2021.

“Dengan berat hati kami menyampaikan bahwa libur Hari Raya di tahun 2021 ini, Taman Nasional Way Kambas, masih belum dibuka untuk umum sampai waktu yang tidak ditentukan,” seperti yang tertera dalam akun Instagram @btn_waykambas, Selasa (11/5/2021).

Lebih lanjut, akun resmi balai taman nasional tersebut menceritakan bahwa sebelum pandemi Covid-19 biasanya wisatawan akan ramai berkunjung ke sana selama Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: Way Kambas, Taman Nasional Tertua di Indonesia

Menurut berita Kompas.com, Selasa (2/6/2020), TN Way Kambas pun belum dibuka untuk umum saat lebaran tahun lalu karena pada Juni 2020, mereka belum membuka akses bagi wisatawan dan peneliti.

Pada saat itu, Humas TN Way Kambas Sukatmoko mengatakan, pihaknya masih merumuskan bagaimana penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19—khususnya dalam sektor wisata gajah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Way Kambas Siapkan Desain Tapak Konservasi

“Apalagi wisata gajah, kan kebanyakan pengunjung itu ingin naik gajah. Tidak mungkin protokol social distancing diterapkan, jarak minimal 1 meter, begitu,” tutur dia.

Sebelum ditutup, sebanyak 2.000-5.000 wisatawan per bulan berkunjung ke balai pelatihan dan konservasi gajah yang lokasinya berada di Kecamatan Way Jepara tersebut.

Bahkan, jumlah pengunjung yang datang bisa mencapai lebih dari 20.000 orang per bulan saat libur lebaran dan sekolah tiba.

Mahout saat memberikan pakan di Camp ERU (Elephant Respons Unit) Tegal Yoso, Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Senin (4/1/2021). Total ada 8 gajah, 5 dewasa yang berpatroli di sekitaran Camp Tegal Yoso. Mereka mempunyai kewajiban untuk mencegah risiko konflik berbahaya antara manusia dan gajah liar di Taman Nasional Way Kambas.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Mahout saat memberikan pakan di Camp ERU (Elephant Respons Unit) Tegal Yoso, Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Senin (4/1/2021). Total ada 8 gajah, 5 dewasa yang berpatroli di sekitaran Camp Tegal Yoso. Mereka mempunyai kewajiban untuk mencegah risiko konflik berbahaya antara manusia dan gajah liar di Taman Nasional Way Kambas.

Pemprov Lampung tutup seluruh tempat wisata

Antara memberitakan, Senin (10/5/2021), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memutuskan, mereka akan menutup sementara seluruh tempat wisata pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Adapun, penutupan tersebut bermaksud untuk mencegah adanya klaster baru setelah melihat perkembangan Covid-19 yang belum landai.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Travel Tips
6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter Walau Siang

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter Walau Siang

Travel Tips
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Jalan Jalan
Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke sana?

Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke sana?

Travel Update
Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Jalan Jalan
Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Pengalaman Work From Bali, kalau Mumet Bisa ke Pantai

Jalan Jalan
7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

Jalan Jalan
Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Semua Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan sampai 21 Juni

Travel Update
Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Travel Promo
5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

Travel Update
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

Travel Update
Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X