Kompas.com - 16/05/2021, 13:53 WIB
Desa Kete Kesu, salah satu desa wisata di kawasan Tana Toraja, Sulawesi Selatan. SHUTTERSTOCK/JANUAR RAHIMDesa Kete Kesu, salah satu desa wisata di kawasan Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Salah satu contoh promosi yang dilakukan GenPI adalah artikel berjudul “Bermalam di Desa Wisata Sauwandarek” yang dimuat pada situs resmi komunitas tersebut.

Artikel tersebut berisi tentang ulasan salah satu anggota selama berkunjung ke desa wisata. Tidak sekadar mengulas, GenPI juga mengajak pembaca untuk melakukan kunjungan ke desa wisata.

Hingga saat ini, jumlah anggota GenPI tercatat mencapai lebih dari 18.000 orang. Karenanya, komunitas tersebut diharapkan dapat menyumbang lebih banyak wisatawan ke desa wisata.

Baca juga: Rencana SIlicon Valley Indonesia, Diharapkan Mampu Mendorong Inovasi Digital Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Hal serupa juga diharapkan dari GenWI. Pasalnya, komunitas ini memiliki anggota yang tersebar di mancanegara dan aktif di media sosial. Dengan begitu, pesona Indonesia bisa sampai ke telinga warga internasional.

Selain GenPI dan GenWI, ada pula beberapa pokdarwis yang turut aktif dalam mengembangkan program desa wisata di Indonesia.

Kehadiran komunitas-komunitas tersebut diharapkan mampu menjadi jembatan bagi wisatawan dengan pengelola desa wisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harapannya, kerja sama antar berbagai pihak atau community based tourism ini dapat terus berlangsung. Dengan demikian, target desa wisata mandiri di Indonesia diharapkan tercapai pada 2024 mendatang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.